Budidaya Lobster dan Rumput Laut di Jerowaru Kian Menggeliat

682
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat meninjau langsung pusat budidaya lobster dan rumput laut di wilayah Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lotim.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Hasil produksi pengolahan dari komoditas laut, menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk terus ditingkatkan melalui program industrialisasi. Salah satunya adalah industri budidaya lobster yang ada di Telong-Elong, Desa Jerawaru dan budidaya rumput laut di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat meninjau langsung pusat budidaya lobster di NTB tersebut, memberikan perhatian khusus kepada puluhan kelompok nelayan lobster. Gubernur mendorong agar budidaya lobster yang sedang berkembang tersebut supaya bisa memanfaatkan sentuhan mesin dalam proses pengelolaannya.

‘’Salah satu fondasi program industrialisasi adalah permesinan. Mesin akan meningkatkan nilai produktifitas dan efisiensi waktu yang lebih cepat. Apalagi mesin-mesin seperti Coldstorage, Coldbox, Mesin Pencacah dan sebagainya dapat dibuat oleh anak-anak NTB,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah di hadapan puluhan nelayan budidaya lobster, di Dermaga Telong-Elong, Kecamatan Jerowaru, Kamis (18/2).

Begitu juga dengan budidaya rumput laut di Desa Seriwe. Pasalnya, di sekitar kawasan pesisir tersebut merupakan sentral budidaya lobster dan budidaya rumput laut yang harus diprioritaskan pengembangan dan pemanfaatannya. Menurut Gubernur, pengolahan kedua budidaya tersebut harus benar-benar memanfaatkan teknologi mesin yang ada. Sehingga di sekitar kawasan itu akan benar-benar terwujud sebagai pusat suplay bahan baku rumput laut dan lobster.

Sementara itu, menurut keterangan pelaku budidaya setempat, bahwa produk rumput laut yang telah berhasil diolah dan dikirim ke berbagai daerah seperti NTT, Jawa dan Makassar, di antaranya adalah kerupuk, dodol dan tepung rumput laut. Kedepannya di kawasan tersebut juga akan dijadikan sentral pembibitan rumput laut. Ini membuktikan bahwa jika diseriusi, berbagai potensi kelautan dan perikanan yang ada dapat berkembang dan bersaing di pasar regional bahkan global.

Sebagai bentuk keseriusan hal tersebut, Kapala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, Hariyadi Suryanggana menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah melakukan MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menjadikan kawasan Telong-Elong sebagai kampung lobster. ‘’Insya Allah dalam waktu dekat, kami bersama masyarakat budidaya lobster akan terus meningkatkan budidayanya, sehingga kawasan kami layak menjadi kampung lobster,’’ katanya.

Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya masih mengalami kendala terkait masih banyaknya aktivitas penangkapan yang mengganggu budidaya lobster di sekitar kawasan. Karena itu, mewakili masyarakat budidaya berharap kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk meminimalisir kegiatan penangkapan di sekitar budidaya lobster. ‘’Ada harapan besar kami, sehingga kawasan kami segera diwujudkan menjadi kampung lobster. Mudah-mudahan itu bisa direvisi agar kawasan lebih banyak budidaya dari pada wilayah tangkap,’’ ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan mesin, kunjungan Gubernur kali ini juga untuk menyerap aspirasi pembudidaya lobster dan rumput laut, termasuk kendala dan permasalahan yang dihadapi untuk dicarikan solusinya. Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan para petani. Di antaranya masalah mutu bibit, pengecoran lantai jemur dan lain sebagainya. Termasuk pengembangan industri pengolahan hasil budidaya seperti kosmetik herbal.

Beberapa waktu lalu, petani di Seriwe sempat mendapat pembinaan oleh pakar kosmetik nasional. Dari hasil pembinaan tersebut, salah satu point penting untuk pengembangan kosmetik herbal, mereka disarankan untuk meningkatkan sisi hiegenis dari produk budidaya rumput laut.

Kunjungan Gubernur di kawasan ini didampingi oleh Kepala BI Perwakilan NTB serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Kunjungan diawali dengan bertemu puluhan nelayan budidaya lobster di Dermaga Telong-Elong, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan kepada kelompok masyarakat budidaya rumput laut di Desa Seriwe. Gubernur juga menyerahkan bantuan mesin kepada kelompok masyarakat budidaya lobster dan rumput laut. Bantuan mesin tersebut di antaranya mesin Coldstorage, Coldbox, Mesin Pencacah, bibit rumput laut dan tali budidaya rumput laut.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here