Pemprov NTB Formulasikan Penanggulangan Dampak Covid-19 Berbasis Research

490
Suasana webinar membahas terkait hasil penelitian dampak sosial dan ekonomi Pandemi Covid-19.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bencana beruntun gempa bumi 2018 dan Pandemi Covid-19, berdampak besar bagi sosial ekonomi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena itu, hasil penelitian dampak sosial dan ekonomi Pandemi Covid-19 di daerah pasca bencana yang dilakukan oleh Smeru Research Institue bekerjasama dengan Unicef dan UNDP, sangat diperlukan untuk memformulasikan kebijakan dan strategi penanggulannya.

‘’Informasi yang dihasilkan dari survey ini sangat berharga dalam upaya kami memformulasikan strategi dan program yang relevan, sehingga betul-betul mampu menyentuh akar masalah. Kami akan gunakan hasil survey ini dengan maksimal untuk bersinergi dengan Unicef dan UNDP,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat memberi sambutan dalam webinar hasil penelitian tersebut, pada Kamis (25/2).

Senada dengan Gubernur, Deputy Residence Representative UNDP, Sophie Kemkhadze dan Chief of Sosial Policy Unicef Indonesia, Fernando Carrera berharap agar hasil research yang telah dilakukan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Sophie Kemkhadze menyebutkan, bencana beruntun yang dialami baik oleh Provinsi NTB dan Sulawesi Barat (Sulbar) pasti tidak mudah, namun dengan data yang tepat penanganannya dapat sesuai sasaran. ‘’Hopefully this research can help the government in overcoming the impacts of the disasters and pandemic. Semoga penelitian ini dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana dan pandemi yang dihadapi,’’ kata Sophie.

Kepala Bappeda Provinsi NTB, H Amry Rakhman pada kesempatan yang sama menuturkan, di bawah Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalillah, Provinai NTB menjadi daerah yang  baik dalam menanggulangi dampak bencana beruntun yang dialami. Jumlah kemiskinan NTB bahkan di atas rata-rata nasional.

‘’Dengan Gubernur dan Wagub NTB yang baru 2019-2023 ini melakukan trobosan-trobosan kepada reformasi birokrasi kita, terutama pada sektor perekonomian kita yang penekanannya pada industriliasasi melalui IKM dan UKM-nya,’’ katanya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here