Mandi di Sungai, Seorang Santri Hanyut Terbawa Arus

691
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri aliran sungai.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Salah seorang santri Pondok Pesantren Daarussuffah, Lalu Restu (13 tahun), hanyut terseret arus sungai Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Jumat (26/2), sekitar pukul 17.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram, Nanang Sigit PH membenarkan adanya kejadian kondisi membahayakan manusia tersebut. ‘’Berdasarkan laporan yang kami terima dari Bapak Husni, Tagana Lombok Tengah, sekitar pukul 18.45 Wita, melaporkan kalau ada seorang santri yang hanyut terseret arus sungai Mujur,’’ kata Nanang.

Menurut laporan yang diterimanya, Nanang menjelaskan bahwa korban yang berasal dari desa setempat bersama tiga orang temannya sedang asik mandi di sungai, tiba-tiba air besar datang dan menyeretnya. Namun, hanya Lalu Restu saja yang hanyut terbawa arus sungai. Sementara ketiga temannya tersebut sempat berupaya untuk memberikan pertolongan, namun tidak berhasil. ‘’Setelah terseret sekitar 30 meter, korban tenggelam dan menghilang,’’ ujarnya.

Usai menerima laporan, Basarnas Mataram pun segera mengerahkan tim Rescue untuk melakukan upaya pencarian bersama TNI, Polri, BPBD, masyarakat setempat dan unsur lainnya. ‘’Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai. Hasil sementara masih nihil,’’ ucapnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here