Vaksinasi Covid-19 di Islamic Center, Upaya Pemprov NTB Percepat Target Keluar dari Pandemi

173
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah di sela-sela kegiatan vaksinasi Covid-19, di Ballroom Islamic Center Provinsi NTB, Senin (29/3).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Untuk mempercepat cakupan target vaksinasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menggelar vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat. Salah satunya di Komplek Islamic Center (IC) Provinsi NTB, Jalan Udayana Mataram. Rencananya, selama dua hari vaksinasi akan diberikan kepada 1.400 target sasaran. Upaya ini agar NTB segera keluar dari Pandemi Covid-19.

‘’Ini adalah yang pertama vaksinasi dilakukan di masjid. Saya berharap semua tempat ibadah nantinya juga bisa menggelar vaksinasi. Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut dalam vaksinasi hari ini agar kita segera keluar dari pandemi dan mulai membangun ekonomi,’’ kata Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah, di Ballroom Islamic Center Provinsi NTB, Senin (29/3).

Wagub juga mengingatkan, usai vaksin penerima tetap harus menjalankan 5M sebagai upaya preventif. Mengingat belum semua masyarakat di daerah ini yang telah mendapatkan haknya untuk divaksinasi. Kegiatan ini bekerjasama dengan tiga rumah sakit yakni RSUD Provinsi NTB, Rumah Sakit Mata dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB sebagai fasilitas kesehatan sekunders. Stakeholders lain juga dilibatkan seperti Baznas, Islamic Center (IC) Provinsi NTB dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa.

Hari pertama ditargetkan sebanyak 700 dosis vaksin yang akan diberikan bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mereka yang berusia 60 tahun ke bawah. Sedangkan vaksinasi bagi lansia direkomendasikan di rumah sakit. Sementara untuk vaksinasi kedua setelah 14 hari, mereka yang hari ini divaksin di Islamic Center (IC) akan mendapatkan vaksin kedua di fasilitas kesehatan setempat bekerjasama dengan kabupaten/kota.

Seperti disampaikan Wagub, bahwa vaksinasi sangat penting karena telah terbukti efektif. Berbagai pengalaman saat terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu, Wagub menegaskan dalam arahannya, meski kemungkinan terkena Covid-19 tetap ada, namun hanya akan berdampak seperti penyakit biasa seperti flu. ‘’Jadi, Covid-19 itu tidak lagi akan semenakutkan seperti waktu awal pandemic,’’ ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan, program vaksinasi hari ini adalah upaya percepatan target vaksinasi NTB. Masih banyak masyarakat yang belum menerima vaksin, sehingga sinergi dengan kabupaten/kota dibutuhkan untuk mencapai imunitas kelompok seperti yang diharapkan. ‘’Kita memang harus bersinergi terutama dengan faskes sekunder untuk mencapai target vaksinasi lebih cepat,’’ kata dokter Jack, demikian dr Lalu Herman Mahaputra biasa disapa.

Untuk mencapai target vaksinasi bagi tiga juta masyarakat di daerah ini, Pemprov NTB telah berupaya maksimal. Sebelumnya tanggal 8-10 Maret lalu, vaksinasi massal digelar di Kantor Gubernur NTB, Polda NTB, Korem 162/WB dan RSUD Provinsi NTB. Beberapa target sasaran prioritas seperti tenaga kesehatan, ASN, TNI/Polri dan pelaku pariwisata juga telah melampaui target vaksinasi ditambah dengan masyarakat umum yang digelar pula di beberapa titik keramaian seperti Lombok Epicentrum Mall pada Sabtu (27/3) pekan kemarin. Sedangkan lansia, telah tercapai 5.663 orang dari target 13.336 orang (40,9 persen) seperti dikutip dari data Dinas Kesehatan NTB.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here