Sesuai Petunjuk Kemnaker, Pemprov Sulbar Belajar di BLK Lombok Timur

225
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy bersama Kepala UPTP BLK Lotim, Sabar saat menerima langsung kunjungan Gubernur Sulbar, HM Ali Baal Masdar beserta rombongan, di UPTP BLK Lotim, pada Rabu (31/3).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) kedatangan rombongan tamu dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Mereka mendatangi Bumi Patuh Karya ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola Balai Latihan Kerja (BLK) yang tergolong baik dan diakui pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy bersama Kepala UPTP BLK Lombok Timur, Sabar menerima langsung kunjungan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), HM Ali Baal Masdar beserta rombongan. Kegiatan tersebut bertempat di Unit Pelaksana Teknis Pusat Balai Latihan Kerja Lombok Timur (UPTP BLK Lotim), pada Rabu (31/3).

Dalam kunjungannya, Gubernur Sulbar, HM Ali Baal Masdar mengikutsertakan Wakil Ketua DPRD Sulbar, Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Sekwan, Kadis Ketenagakerjaan, serta Staf Ahli Gubernur Provinsi Sulbar.

Gubernur Sulbar, HM Ali Baal Masdar beserta rombongan mengaku sangat antusias mengetahui sistem kerja, pelatihan, dan fasilitas UPTP BLK Lotim. Kunjungan ini merupakan persiapan pembangunan UPTP BLK di Provinsi Sulbar.

Menurut penjelasan Gubernur Ali, memilih studi ke Lombok Timur karena Kemnaker mengarahkan Pemprov Sulbar untuk mencontoh seluruh sistem pengajaran, tata letak bangunan, sistem pelatihan hingga sampai dengan hal teknis lainnya di BLK Lotim.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy didampingi Kepala UPTP BLK Lotim, Sabar menjelaskan, bahwa UPTP BLK Lotim berada di bawah naungan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker RI dengan wilayah binaan meliputi 3 provinsi yaitu Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah 16 BLK/LLK dan 42 BLK Komunitas.

Dijelaskan pula standarisasi kompetensi kerja, pelatihan kerja, sistem dan pelaksanaan sertifikasi kompetensi profesi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan pelatihan dan produktifitas serta penempatan kerja termasuk penempatan on the job training (OJT).

BLK Lotim yang diresmikan pada 28 Maret 2014 lalu merupakan salah satu BLK yang dilengkapi fasilitas pendukung berstandar internasional. BLK ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja berkualitas untuk memenuhi pasar kerja.(LMK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here