Hj Niken Mengajak Semua Stakeholders Dukung Pengembangan PAUD Holistik Integratif

Bunda PAUD Nasional Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Dibutuhkan satu desa untuk membesarkan seorang anak. Demikian pepatah dari Afrika yang berarti tidak hanya orang tua ataupun sekolah, tetapi seluruh pihak harus bersinergi agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat, sehingga mampu menjadi SDM yang membawa kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik lagi.

‘’Berbagai macam institusi, masyarakat, dan pemerintah harus bersinergi membantu mendidik anak-anak kita. Ini sebuah investasi yg sangat penting dalam pengembangan SDM di masa depan,’’ kata Bunda PAUD Nasional Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati, saat mengisi webinar bertajuk ‘’Gotong Royong Membangun PAUD HI Berkualitas’’, pada Selasa (6/4).

Isteri orang nomor satu di Provinsi NTB itu menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden No.60 Tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif (HI) merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak.

Hj Niken memaparkan, PAUD Holistik Integratif merupakan penanganan anak usia dini secara utuh, menyeluruh, yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, Pemerintah Daerah dan pusat. ‘’Kami Provinsi NTB mengajak semua stakeholders bersama mendukung pelaksaan pengembangan PAUD Holistik Integratif. Kita mengajak semua unsur untuk mendukung tumbuh kembang anak,’’ ujarnya.

PAUD di NTB, menurut Hj Niken, sudah cukup banyak di berbagai pelosok desa, sehingga anak bisa mendapatkan kebutuhan pendidikannya. Tapi, kondisi PAUD beragam. Sehingga harus ditingkatkan secara terus menerus. Pihak desa bekerja sama dengan Posyandu Keluarga, khususnya, bersama stakeholders terkait seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, BKKBN, DP3AP2KB, dan lain sebagainya harus bergotong royong untuk mewujudkan PAUD Holistik Integratif di NTB. ‘’Di setiap kabupaten/kota harus membentuk Pokja Bunda PAUD yang mana akan diikuti oleh pembentukan gugus tugas,’’ ucapnya.

Webinar yang diselenggarakan oleh BP-PAUD dan Dikmas NTB ini sendiri merupakan salah satu acara rutin, One Week One Webinar (Owe Owe). Sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan PAUD dan DIKMAS di Provinsi NTB demi terwujudnya PAUD Holistik Integratif.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here