Wagub NTB: Generasi Muda Harus Cinta Al-Qur’an

228
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat menyerahkan hadiah kepada para juara STQ XXVI tingkat Provinsi NTB, di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, Rabu (7/4).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menutup pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tingkat Provinsi NTB, Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah berpesan agar kegiatan seperti STQ ini tidak hanya sekadar sebagai peneguh syiar Islam semata, tetapi bagaimana dapat mendorong anak-anak dan generasi muda NTB semakin banyak yang mencintai Al-Qur’an.

‘’Hidup dan hari-harinya tidak bisa lepas dari membaca Al-Qur’an. lni menjadi tanggung jawab dan pekerjaan rumah (PR) bersama bagi kita semua,’’ kata Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah, di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, Rabu (7/4).

Menurutnya, dapat dibayangkan bila anak-anak dan generasi muda hidup dengan Al-Qur’an dan mengimplementasikan makna serta kandungannya, maka begitu banyak persoalan bangsa ini dapat terselesaikan. Karena generasi yang hidupnya dengan intisari dari Kitabbullah, akan terjaga dari melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Aura positif pencinta dan pembaca kitab Allah ini akan meneduhkan lingkungannya.

‘’Al-Qur’an dapat memberikan pencerahan bagi siapa saja yang membacanya serta dapat memberikan keteduhan batin bagi yang mengamalkannya,’’ ujarnya.

Mengingat tantangan di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini, lanjut perempuan pertama yang menjadi Wagub NTB ini, juga mengajak peserta STQ agar bisa menjadi pioner dan pendorong generasi muda dan lingkungannya untuk mencintai dan belajar membaca kitab suci. Sehingga diharapkan dapat tumbuh generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, salah satu peserta STQ mata lomba Hafidzah 30 Juz asal Lombok Tengah, Annisa Wulandari mengaku senang membaca Al-Qur’an sejak kecil. ‘’Sejak SD sudah diperkenalkan orang tua membaca Al-Qur’an,’’ kata Nisa, begitu Annisa Wulandari biasa disapa.

Nisa merasa senang mendapatkan peringkat kedua terbaik untuk hafidzah 30 Juz. Kedepan Nisa akan terus belajar memperbaiki bacaannya dan lebih mendalami isi Al-Qur’an. ‘’Ajang ini motivasi untuk kami, terima kasih,’’ ucapnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here