Pemerintah Atur Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan 1442 H di NTB dalam Masa Pandemi Covid-19

Suasana rapat virtual Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB, dari Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, pada Senin (12/4).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi di tengah Pandemi Covid 19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengeluarkan Surat Edaran Gubernur No.450.1/03/Fum, yang mengatur tentang beberapa hal terkait penyelenggaraan ibadah di bulan Ramadhan.

Di antaranya tentang pelarangan pelaksanaan sahur dan berbuka puasa bersama yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sedangkan ibadah shalat tarawih, shalat fardhu, i’tikaf dan tadarus serta nuzulul qur’an dan shalat idul fitri dapat dilakukan berjamaah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Yakni dengan menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter, membawa sajadah dan mukena sendiri dan membawa kantong tempat alas kaki.

Selain itu, surat edaran tersebut juga membatasi durasi pengajian, tausiah, ceramah dan kultum maksimal selama lima belas menit serta membatasi kapasitas masjid 50 persen dari jumlah jamaah. Setiap masjid dan mushalla juga diwajibkan menunjuk petugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Begitu pula dengan pelaksanaan pemungutan zakat. Sedangkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan sesuai Fatwa MUI No.23/2021 dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya saat bulan Ramadhan.

Dalam rapat virtual bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB, dari Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, pada Senin (12/4), Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga pengendalian penularan Covid-19 sembari beribadah dengan khusyuk dan tenang di bulan Ramadhan. ‘’Agar kita tidak mengalami lonjakan angka tertular seperti Ramadhan dan Lebaran tahun lalu dan kita mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis RT,’’ kata Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah, saat menggelar rapat virtual bersama kabupaten/kota se-NTB di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (12/4).

Dalam rapat tersebut, Wagub juga mengingatkan tentang target percepatan vaksinasi Covid-19, terutama untuk lansia (lanjut usia) yang masih belum signifikan, sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Gubernur No.180/ 2021 tentang Percepatan Pengendalian Penanganan dan Pencegahan Wabah Pandemi Corona. Sedangkan terkait antisipasi menjelang Idul Fitri, Wagub berharap agar pada minggu ketiga dan keempat Ramadhan, Satgas kabupaten/kota dapat mengantisipasi pusat-pusat perbelanjaan dan tempat keramaian yang biasa dikunjungi masyarakat, serta pintu-pintu masuk dalam mengantisipasi Peraturan Menteri Perhubungan No.13 Tahun 2021 tentang larangan mudik.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here