Ini Pesan Gubernur NTB Saat Melepas Purna Tugas Lalu Bayu Windya

201
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menyerahkan program tabungan hari tua kepada Lalu Bayu Windya, di Pendopo Gubernur NTB, pada Senin (26/4).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Berlangsung sederhana penuh keakraban yang hangat dalam momentum Ramadhan, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah melepas Purna Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Bayu Windya, di Pendopo Gubernur NTB, pada Senin (26/4).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lalu Bayu Windya atas pengabdian dan dedikasinya terhadap bangsa, negara dan daerah. ‘’Kami atas nama Pemerintah Daerah sadar betul bahwa kita akan kehilangan sosok yang hangat dan sederhana,’’ kata Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati.

Untuk itu, dedikasi dan pengalaman Miq Bayu, sapaan akrab Lalu Bayu Windya, masih dibutuhkan. Apalagi perannya sebagai tokoh masyarakat di Pulau Lombok. ‘’Jadi, abang jangan jauh-jauh dari kita, bila ada hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, bisa kita mintakan bantuannya,’’ harap Gubernur.

Menurut Gubernur, seorang pimpinan yang dilepas dengan rasa haru, penuh kehangatan dan semua orang merasa kehilangan adalah sosok pemimpin yang dicintai.  ‘’Beruntung Miq Bayu, adalah sosok pemimpin yang disenangi banyak orang,’’ puji Gubernur.

Selain itu, Gubernur menuturkan bahwa betul yang disampaikan Sekda NTB, HL Gita Ariadi, diawal membuka acara tadi, ada kalimat pendek yang menentramkan, bahwa semuanya akan berlalu. Jadi, kelihatan sederhana tapi maknanya sangat dalam. Ia memaknai bahwa setiap orang yang mendapat jabatan, dapat posisi, baik itu Kepala Dinas, Sekda atau Gubernur, jangan mensikapinya secara berlebihan. Karena setelah masanya, suatu saat akan berlalu.

Begitu juga dalam posisi kehidupan ini. Ada siang pasti ada malam, ada suka pasti ada duka. Indahnya hidup dan kehidupan, karena mampu dimaknai bahwa segala sesuatu itu akan berlalu. Sepenggal kalimat untuk melepas purna bakti Miq Bayu, ‘’every ending is a new beginning’’ (setiap akhir merupakan awal yang baru). ‘’Saya setuju dengan kalimat ini,’’ ucap Gubernur sembari mengingatkan bahwa pengalaman dan persahabatan para kepala dinas di lingkup Pemrov NTB harus dijadikan peluang, apabila purna dapat memberikan kontribusi yang baik untuk daerah.

Sementara itu, Lalu Bayu Windya mengapresiasi atas kehangatan dan keakraban untuk melepas masa baktinya. Diceritakannya bahwa pengalaman menjadi abdi negara sudah dilaluinya di daerah sejak di Kabupaten Dompu hingga kembali ke Pulau Lombok. ‘’Banyak pengalaman dan cerita kehidupan yang menyertainya bersama beberapa kepala OPD sejak awal menjadi PNS,’’ katanya terharu, didampingi istri Hj Dedeh.

Bayu juga menyampaikan ucapkan terima kasih atas keakraban, kehangatan dan komunikasi yang baik selama bersama Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Hj Sitti Rohmi Djalillah. ‘’Pak Gubernur ini merakyat, tidak ada sekat kepada semua orang,’’ pujinya.

Pria yang memiliki senyum khas dan terkenal akrab dengan semua orang ini, juga mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada rekan-rekan kepala OPD yang telah bersamanya selama ini. Di akhir acara, Gubernur memberikan tanda penghargaan berupa cindera mata dari Pemrov NTB dan kepala OPD kepada Miq Bayu. Kegiatan yang dipandu Sekda NTB, HL Gita Ariadi ini juga sempat memutar video pendek perjalanan karir Miq Bayu, dan buka puasa bersama dengan penuh kehangatan dengan semua Asisten Setda Provinsi NTB, Kepala Biro, Kepala OPD lingkup Pemrov NTB.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here