Gubernur NTB Serahkan Bantuan ke Auliana Asal Bima, Istri Salah Satu Korban KRI Nanggala 402

223
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menyemangati Auliana Marida asal Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, yang merupakan istri dari Sertu Kom Achmad Faisal, korban KRI Nanggala 402.

JAWA TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada salah satu istri dari 53 prajurit yang gugur bersama KRI Nanggala 402 yang tenggelam pada bulan lalu. Dia adalah Auliana Marida asal Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Dia merupakan istri dari Sertu Kom Achmad Faisal yang telah gugur, yang dinikahi almarhum pada tahun 2018 dan dikarunia 1 orang anak.

Kunjungan orang nomor satu di NTB itu untuk memastikan bahwa pemerintah hadir memberikan dukungan kepada keluarga korban agar tak berlarut dalam kesedihan yang terlampau dalam. Kunjungan itu berlangsung di kediaman istri korban di Perumahan Quality Riverside Blok BB 17 Kemasan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (1/5). ‘’Kami datang dari NTB untuk memberikan semangat kepada Auliana. Artinya, Aulia tidak sendiri menghadapi cobaan ini, banyak orang yang mendukung jadi harus tetap sehat dan mengikhlaskan yang sudah terjadi,’’ pinta Gubernur di hadapan ibu satu orang anak itu.

Pada moment silaturahmi itu, wanita asal Kota Bima tersebut juga didampingi oleh mertua dan adik iparnya yang datang dari Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Di mana juga merupakan kampung halaman prajurit bangsa, Ahmad Faisal dilahirkan. Nampak jelas diraut wajahnya, Auliana belum siap menghadapi ujian yang menimpa dirinya dan anak semata wayang. ‘’Kita sama-sama dari NTB, kita adalah keluarga besar. Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bertemu dengan Mbak Aulia,’’ kata Gubernur berusaha menyemangati istri korban.

Untuk membantu kehidupan istri dan anak korban tersebut, Gubernur menawarkan pekerjaan yang layak kepada mahasiswi Jurusan IT itu sebagai pegawai Bank NTB yang memiliki Cabang di Jawa Timur. Pokoknya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan selalu membantu warga asal Kota Bima itu. Karena mengingat peristiwa itu merupakan yang pertama kali dalam sejarah kemaritiman TNI AL. Kemudian Gubenur menyerahkan buku tabungan dan sejumlah uang tunai kepada istri korban tersebut. ‘’Saya juga kaget, ternyata istri dari salah satu korban itu adalah warga kami sendiri. Namun, segala sesuatu yang membuat kita sedih, pasti Allah SWT akan membalas dengan kebaikan luas,’’ harap Gubernur yang didampingi Dirut Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo.

Bahkan Gubernur akan menyediakan beasiswa pendidikan bagi putra almarhum Ahmad Faisal melalui kerja sama dari Bank NTB Syariah. Artinya, Pemprov NTB akan selalu terbuka bagi keluarga kecil almarhum. Bahkan, Gubernur juga memberikan kesempatan untuk Mbak Aulia memulai karir kembali di bidang perbankan sesuai dengan pengalaman kerja yang sudah dimilikinya. ‘’Alhamdulillah, Pemda NTB sedikit bisa membantu meringankan beban keluarga serta memberikan beasiswa untuk putra beliau dari Bank NTB Syariah,’’ ujarnya.

Menanggapi silaturahmi itu, Auliana Marida merasa semangat dan bangga ketika pertama kalinya dikunjungi oleh gubernurnya sendiri. Diakuinya, duka dan air mata memang menjadi teman setiap saat dikala ia mengenang masa-masa bersama suaminya. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur NTB yang datang dari jauh untuk mengunjungi dan memberi semangat kepada saya,’’ kata Auliana.

Aulia mengakui, untuk beberapa bulan ke depan ia belum ingin pekerjaan apapun. Apalagi ketika ia mengenang saat suaminya melarang kerja sejak pertama kali mereka menikah. Ditambah lagi dengan keadaan psikologisnya terguncang saat ini yang belum siap menerima ujian yang dialami suaminya. ‘’Setelah kami menikah, suami melaramg kerja dulu. Hingga saat ini, belum ada niat kerja, masih duka,’’ ujarnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here