Alhamdulillah, Vaksinasi Covid-19 di NTB Capai 100 Persen

259
rapat kesiapan
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat memberikan sambutan pada acara rapat kesiapan Provinsi NTB untuk antisipasi eskalasi outbreak pasien Covid-19 dan potensi transmisi Covid-19 oleh kunjungan skala nasional dan international di Provinsi NTB dengan metode TFG (Tactical Floor Game).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Penyerapan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB sangat baik berdasarkan sasaran yang sudah mencapai angka 100 persen. Angka 100 persen ini bisa terwujud dengan tanpa kendala lantaran tidak ditemukan adanya penolakan yang dilakukan oleh masyarakat di daerah ini.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terus mendorong agar vaksin yang disalurkan di kabupaten/kota, cepat terserap. Lebih-lebih ketersediaan vaksin saat ini masih aman. ‘’Malahan kita minta kepada pemerintah pusat, agar jatah vaksin di NTB ditambah,’’ kata Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah usai rapat kesiapan untuk mengantisipasi eskalasi outbreak dan potensi transmisi Covid-19 saat kunjungan skala nasional dan international dengan metode TFG (Tactical Floor Game), di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (10/6/2021).

Keberhasilan ini diakuinya tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Daeraah, jajaran TNI dan Polri, serta kerja sama seluruh masyarakat. ‘’Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang seirama antara Pemerintah Daerah, jajaran TNI/Polri dan masyarakat,’’ ujarnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal pada kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa jajaran Polda NTB terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah guna mendorong percepatan vaksinasi untuk umum maupun lansia (lanjut usia).

‘’Alhamdulillah, langkah kita bahkan over prestasi, hingga 100 persen lebih sasaran target tercapai,’’ kata Kapolda.

Sementara untuk vaksin bagi lansia diakui Kapolda, memiliki karakter yang agak unik, tidak boleh dipaksa dalam menghadapinya. Malahan di lapangan ada lansia yang digendong, diberikan hadiah agar mau divaksin. Dengan kepiawaiannya Polri dan TNI bersinergi melakukan pendekatan secara humanis dan stimulisasi. ‘’Sampai seperti itu yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan,’’ ujarnya.

Bahkan akibat terkendalinya vaksinasi, Kemenkes RI mendroping vaksinasi tanpa ragu ke NTB. Kapolda juga menyampaikan bahwa peran Polri dan TNI selalu menjadi tulang punggung Pemrov NTB dalam memasifkan vaksinasi.

Kapolda juga menegaskan, Polri dan TNI merupakan institusi yang dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat. ‘’Kapolri sudah memerintahkan agar seluruh Polda maksimal dalam melaksanakan supporting sistem, untuk menekan transmisi Covid-19,’’ tegas Kapolda.

Sehingga di NTB, dengan langkah-langkah strategi, contoh salah satunya adalah program Kampung Sehat, yang diakui dapat menekan penyebaran pandemi di tengah-tengah masyarakat.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here