UTS Hadirkan Inovasi Teknologi Deteksi Varian Baru Covid-19

layar monitor
Layar monitor penjelasan terkait sebuah inovasi teknologi yang mampu mendeteksi varian baru Covid-19, yang disampaikan oleh tim peneliti UTS.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sebuah teknologi baru diperkenalkan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, yakni sebuah inovasi teknologi yang mampu mendeteksi varian baru Covid-19. Tentu hal ini menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini selangkah lebih maju.

Sebelum mengunjungi spot-spot wisata di Bima, Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menerima penjelasan tim ahli atau peneliti UTS di ruang VIP Bandara Sultan Salahuddin Bima perihal inovasi teknologi untuk memonitor keberadaan virus Covid-19. Satu langkah lebih maju di bidang teknologi kesehatan. Selama ini, keberadaan virus Covid-19 kerap kali menjadi ancaman sekaligus momok menakutkan bagi masyarakat dunia.

‘’Sebuah langkah maju di bidang teknologi kesehatan. Inovasi teknologi ini diperkenalkan tim ahli atau peneliti UTS di hadapan Pak Menteri Sandiaga Uno. Luar biasa. Dari paparan tim ahli, teknologi ini mampu mendeteksi keberadaan virus Covid-19 di sekitar kita. Ini sangat membantu, karena kita bisa memonitor dan mengatasi area penyebaran virus mematikan ini. Jika ini bisa maksimal, maka kita bisa menentukan zona hijau destinasi wisata kita,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, di Mataram, Minggu (13/6).

Yang luar biasa, lanjut Yusron, inovasi ini dapat mendeteksi kehadiran varian baru virus Covid-19 di tempat tertentu. Kurang dari seperempat jam, tim ahli UTS ini menjelaskan kepada Menteri Sandiaga Uno. ‘’Pak Menteri Sandiaga Uno langsung merespon supaya deputi terkait membicarakan kemungkinan penerapan inovasi ini dalam upaya mewujudkan zona wisata hijau. Kawasan ini selanjutnyan akan dikaji sebagai kawasan yang layak atau tidak dikunjungi wisatawan,’’ ujarnya.

Inovasi teknologi ini memanfaatkan metode sequencing equipments, Q-PCR equipments, air quality sampling equepments dan kelengkapan laboratorium lainnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sendiri sudah menyampaikan surat langsung mengusulkan kepada Menparekraf untuk mengimplementasikan inovasi ini di NTB melalui supporting Pemerintah Pusat.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here