Sekda Lotim: Cegah Praktek Berbahaya bagi Perempuan

sekda lotim
Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taopik (dua dari kanan) saat membuka kegiatan sosialisasi program Power to You(th) yang berlangsung di Ruang Rapat Masjid Kantor Bupati Lotim, pada Selasa (22/6).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM Juaini Taopik mengatakan bahwa salah satu misi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) yang dituangkan dalam RPJMD 2018-2023 adalah memperkuat pemberdayaan perempuan dalam pembangunan sosial, politik, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak serta meningkatkan pembinaan kepemudaan dan olahraga.

Karena itu, Pemkab Lombok Timur menyambut baik program Power to You(th) yang berupaya mendorong anak perempuan dan perempuan muda terlibat secara aktif dalam proses-proses pencegahan dan pengambilan keputusan terkait praktek-praktek berbahaya bagi kesehatan reproduksi perempuan.

Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taopik saat membuka kegiatan sosialisasi program Power to You(th) yang berlangsung di Ruang Rapat Masjid Kantor Bupati Lotim, pada Selasa (22/6), menunjukkan antusiasnya terhadap program tersebut. Sekda juga menyambut baik pelibatan Camat dan Kepala Desa (Kades).

Menurut pria yang akrab disapa Kak Opik di kalangan muda Lotim ini, sinergisitas dan komunikasi yang baik diperlukan, termasuk dalam posisi pemerintah selaku stabilitator. Dikatakan, program pemberdayaan tidak menjadi mudah, utamanya di level bawah. Karena itulah, pelibatan Pemerintah Desa dan Kecamatan akan menentukan pula keberhasilan program. Di sisi Pemerintah Desa, program pemberdayaan seperti Power to You(th) dapat dilihat sebagai suplemen atau tambahan untuk mendukung kemajuan desa.

Koordinator Distrik program Power to You(th), Erna Wahyu Ningsih pada kesempatan tersebut memaparkan bahwa program ini berupaya mendorong anak perempuan dan perempuan muda terlibat secara aktif dalam proses-proses pencegahan dan pengambilan keputusan terkait praktek-praktek berbahaya bagi kesehatan reproduksi perempuan seperti perkawinan usia anak, kekerasan terhadap perempuan, dan kehamilan yang tidak diinginkan.

Melalui program ini, diharapkan anak perempuan dan perempuan muda dapat terus menyuarakan hak kesehatan reproduksinya, dapat membuat pilihan-pilihan terbaik bagi masa depannya dan bebas dari praktek berbahaya dalam masyarakat yang adil.

Kabupaten Lombok Timur disepakati menjadi lokasi pelaksanaan program dengan fokus di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Sakra Timur dan Kecamatan Jerowaru. Program ini akan berlangsung selama lima tahun kedepan.

Sosialisasi ini diisi pula pemaparan Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Lombok Timur dan dihadiri staf khusus Bupati Bidang Kesehatan, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Bappeda, Camat dan Desa intervensi, unit PPA Polres Lombok Timur, Kodim 1615/Lombok Timur, serta LPA Lombok Timur.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here