Kadiskes NTB: Ini Aturan Keluar-Masuk NTB Selama PPKM

dr HL Hamzi Fikir
Kadikes NTB, dr Hamzi Fikri (dua dari kiri) saat menjadi narasumber di acara Bincang Gemilang.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi NTB, dr HL Hamzi Fikri menjelaskan, sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur NTB Nomor:180/07/Kum/Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Provinsi NTB menetapkan bahwa aturan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan memasuki wilayah NTB, dapat mengikuti ketentuan di antaranya;

Pertama, masyarakat yang masuk NTB melalui jalur udara harus menunjukkan keterangan negatif antigen (H-1) disertai bercode dan harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. ‘’Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 5 sampai 20 Juli 2021. Regulasi ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 bagi orang yang masuk NTB. Namun, untuk jalur udara ada wacana juga akan diberlakukan PCR,’’ kata dr Hamzi Fikri saat menjadi narasumber di acara Bincang Gemilang dengan tema ‘’Penguatan Kolaborasi dan Sinergi Perhubungan Menuju Transformasi Gemilang’’, di halaman Kantor Dishub NTB, pada Jumat (9/7).

Kedua, lanjut dr Hamzi Fikri, masyarakat umum yang masuk melalui jalur darat dan laut melalui Pelabuhan Lembar, baik yang datang dari Bali dan Jawa, diwajibkan menunjukkan keterangan negatif antigen (H-1) disertai bercode dan harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Tetapi, khusus pengemudi dan pembantu pengemudi logistik, tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin pertama dan hanya diwajibkan menunjukkan keterangan negatif antigen (H-1) saja.

‘’Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan 4.000 dosis rapid test antigen gratis bagi para sopir dan pembantu sopir logistik yang menyeberang melalui Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gilimas di Kabupaten Lombok Barat. Kita juga sudah menempatkan tenaga vaksinator di bandara dan Pelabuhan Lembar,’’ ujarnya.

Sedangkan untuk masyarakat yang melakukan perjalanan dari Lombok ke Sumbawa atau sebaliknya, tidak diberlakukan regulasi ini. Karena masih berada dalam wilayah NTB, dan regulasi ini hanya berlaku bagi pintu-pintu masuk wilayah NTB.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.