Aspek Spiritual di Tengah Pandemi Covid-19 Juga Harus Diperhatikan

istigosah
Screenshot acara Istigosah dan Doa Tolak Bala' Untuk Keselamatan Bangsa yang diadakan oleh PWNU NTB secara online, pada Minggu malam (1/8/2021).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam melakukan pengendalian Covid-19 tidak hanya memperhatikan aspek kesehatan semata, namun aspek spiritual juga harus diperhatikan.

‘’Dalam pandemi Covid-19, kita tidak hanya memperhatikan kesehatan teknis saja, tetapi persoalan spiritual juga harus kita perhatikan. Untuk itu, kami sangat menyambut baik apa yang kita lakukan pada malam hari ini,’’ kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat membuka acara Istigosah dan Doa Tolak Bala’ Untuk Keselamatan Bangsa yang diadakan oleh PWNU NTB secara online, pada Minggu malam (1/8/2021).

Sementara itu, Ketua PWNU NTB, Prof TGH Masnun Tahir mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar ilahi agar seluruh masyarakat dapat keluar dari pandemi Covid-19 dan semoga dengan adanya kegiatan ini bisa cepat keluar dari bala’ ini. ‘’Dalam rangka menghindari ataupun selamat, kita harus melakukan tahsin individual dan tahsin sosial,’’ kata Masnun Tahir.

Masnun Tahir juga menuturkan bahwa masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 bukan hanya merespon secara intelektual, emosional, dan spiritual. ‘’Malam ini melalui istigosah dan doa bersama adalah bagian dari respon spiritual kita, kami juga mengapresiasi kepada seluruh komponen telah memfasilitasi kegiatan ini,’’ ujarnya.

Dalam acara Istigosah dan Doa Tolak Bala’, turut serta dihadiri oleh TGH Turmudzi Badruddin selaku Mustasyar PBNU atau Rais Syuriah PWNU NTB; H Helmy Faishal Zaini selaku Sekjend PBNU; KH Zaidi Abdad selaku Kakanwil Kemenag NTB; dan Irjen Polisi Muhammad Iqbal selaku Kapolda NTB.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here