Najamuddin: Hati-Hati! Akun Palsu Atas Nama Pejabat Kian Meresahkan

najamuddin amy
Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi NTB, Najamuddin Amy mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap waspada saat berselancar di media sosial. Pasalnya, akhir-akhir ini banyak akun palsu yang mengatasnamakan para pejabat tertentu.

Dari semua kejahatan itu, kebanyakan hacker-hacker tersebut memanfaatkan nama pejabat seperti gubernur dan wakil gubernur untuk mengelabui para korban sebagai modus untuk meminta uang, pulsa dan berbagai kejahatan lainnya. Mengatasnamakan pejabat tertentu merupakan salah satu startegis jitu bagi pelaku kejahatan untuk mendapatkan perhatian lebih dari para korbannya.

‘’Karena itu, kami minta kepada seluruh masyarakat NTB untuk tetap waspada jika mendapatkan pesan-pesan yang mencurigakan saat berselancar di media sosial. Apalagi pesannya mengatasnamakan gubernur, wakil gubenur dan pejabat tinggi lainnya,’’ pinta Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy, di Mataram, Senin (2/8).

Najamuddin mengingatkan, di balik perkembangan teknologi informasi saat ini, tentu dibarengi dengan berbagai jenis  kejahatan yang dilakukan oleh para oknum hacker. Modus-modus tindak kriminalnya pun juga sangat beragam. Mulai dari percakapan menanyakan kabar hingga meminta bantuan untuk diisikan pulsa serta meminta transfer uang dengan berbagai macam alasan yang membuat para korban lengah dan merasa empati. Sehingga tidak sedikit para korban yang merasa tertipu dengan beragam modus-modus yang dimainkan oleh para peretas tersebut.

‘’Jika kita berpikir secara akal sehat, tidak mungkin seorang pejabat apalagi gubernur meminta uang dengan cara seperti itu. Anehnya lagi, mengatasnamakan gubernur tapi dengan nama akun lembaga instansi pemerintah tertentu,’’ kata pria kelahiran Sumbawa Barat ini.

Msalnya, lanjut Najam, seperti kejadian baru-baru ini yang membuat akun palsu mengatasnamakan instansi pemerintah. Dalam hal ini, hacker membuat akun palsu atas nama Biro Organisasi NTB kemudian melalui inbox-nya mereka mengaku sebagai gubernur NTB lalu menanyakan kabar dan meminta nomor WhatsApp (WA) korban. ‘’Nah, hal-hal seperti itu yang harus kita tingkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kita lengah dan tetap waspada saat bermedia sosial,’’ ujarnya.

Untuk itu, mantan Karo Humas Setda Provinsi NTB ini kembali meminta kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijak lagi bermedia sosial. Utamakan sikap cross check sebelum menanggapi hal-hal yang semacam itu, supaya masyarakat tidak terjebak dalam hasutan dan modus para oknum hacker saat ini.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here