Warga Antusias Ikut Vaksinasi Presisi Merdeka di Mandalika Kuta

Vaksinasi Presisi Merdeka
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal; Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri saat memantau langsung proses vaksinasi massal di KEK Mandalika Kuta, Kabupaten Loteng.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sejumlah warga di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyambut baik pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Presisi Merdeka bertajuk ‘’Mandalika Goes to Green Zone’’, yang digelar Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB, pada Sabtu (21/8/2021).

Antusias warga terlihat di sekitar lokasi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal; Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri memantau langsung proses vaksinasi massal di KEK Mandalika Kuta, Kabupaten Loteng.

Gubernur juga sempat mengobrol dengan wagra Amerika yang sudah 20 tahun tinggal di Indonesa, Susana (65 tahun). Di mana, Susana mengapresiasi upaya dan langkah Pemerintah Pusat hingga Pemprov NTB bersama Polda NTB dan Korem 162/WB melakukan perlindungan terhadap warga negaranya. ‘’Termasuk kepada kami, sudah diberikan herd immunity,’’ kata wanita yang baru kembali sudah 6 bulan di Mandalika Kuta ini.

Susana mengajak masyarakat, terutama warga asing yang berada di sekitar Mandalika Kuta dan NTB, dengan kesadarannya untuk ikut melakukan vaksinasi Covid-19. Tujuannya demi memberikan kekebalan dan imun terhadap Covid-19. Apalagi kata Susana, sebentar lagi Mandalika Kuta ini akan menjadi tuan rumah World Superbike Champion (WSBK) dan MotoGP.

Senada dengan Susana, Suparman (34 tahun), warga Mong Desa Kuta Mandalika mengaku sejak awal ia mencari tempat untuk melakukan vaksin. Namun dengan kehadiran kegiatan seperti ini, memudahkan masyarakat untuk ikut vaksinasi secara massif. ‘’Ini vaksin dosis pertama, karena kesibukan baru sempat ikut. Untuk vaksin kedua kami tunggu,’’ kata pria yang berprofesi sebagai supir dump truk ini.

Suparman berharap kepada masyarakat lain juga untuk ikut vaksinasi guna menjaga kesehatan dan kekebalan imun tubuh. ‘’Kami sering dengar tentang berita dan video yang tersebar di medsos tentang bahaya vaksin, tapi saya tidak percaya, yang dilakukan pemerintah pasti demi kebaikan rakyatnya,’’ ujarnya.

Sementa itu, warga Dusun Rangkep 1 Desa Kuta, Lemin (41 tahun) baru melakukan vaksin tahap pertama. Lemin mengatakan sudah siap lahir batin untuk divaksin. ‘’Awalnya saat jarum menyuntik lengan saya, rasanya sakit sedikit, tapi sudah hilang sekarang pak,’’ katanya.

Ketika ditanya kenapa mau mengikuti vaksin, Lemin mengaku demi kesehatan tubuhnya beserta keluarganya.

Begitu juga dengan warga Amerika yang lain, Merdia Miller (23 tahun) tidak ketinggalan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah NTB dan Indonesia, termasuk Polda NTB dan Danrem 162/WB. ‘’Sudah memudahkan dalam proses vaksinasi,’’ ucapnya.

Wanita yang baru 8 bulan berada di Mandalika Kuta ini mengatakan kalau dirinya kali ini ikut vaksin dosis kedua. Mengingat sebelumnya (vaksin dosis pertama), ia ikut vaksin di Kalimantan Tengah (Kalteng) saat berkunjung ke sana. ‘’Saya sangat mendukung vaksinasi. Ayo kita melakukan vaksin demi kesehatan kita,’’ ajaknya.

Tidak hanya warga Lombok Tengah saja yang mengikuti vaksin massal tersebut, tapi warga Sukadana, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yakni Mahruf (48 tahun) begitu mendengar informasi ada vaksinasi, ia pun langsung datang untuk melakukan vaksin dosis pertama.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengaku tidak takut divaksin. Malahan katanya, ia cari untuk segera divaksin. ‘’Saya mau sehat pak. Makanya saya ikut vaksin,’’ kata Mahruf yang mengaku datang bersama anaknya yang juga ikut divaksin.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here