Kanwil DJBC Bali Nusra Siap Support UMKM dan WSBK di NTB

Kunjungan Kanwil DJBC Bali Nusra
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Kanwil DJBC Bali Nusra, di ruang kerjanya, Rabu (1/9/2021).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Bali Nusra (Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur) menyatakan akan siap mensupport potensi pariwisata superprioritas Mandalika dengan memanfaatkan berbagai fasilitas fiscal kepabeanan dan cukai seperti TPB, KITE dan KEK kepada para IKM maupun UMKM di Provinsi NTB, dengan maksud memberikan pengetahuan tentang berbagai kemudahan fiskal maupun prosedural yang diberikan DJBC guna meningkatkan perekonomian dan menggenjot ekspor produk unggulan daerah.

‘’Khusus untuk event World Superbike (WSBK) pada November tahun ini, kita sangat support agar arus barang yang masuk untuk keperluan event dapat berjalan dengan lancar,’’ kata Kepala Kanwil DJBC Bali Nusra, Susila Brata saat kunjungan silaturrahmi dengan Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah, di ruang kerja Wagub NTB, Rabu (1/9/2021).

Selain mengawasi kegiatan ekspor-impor, DJBC juga memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi para IKM maupun UMKM yang ada di Provinsi NTB. Terutama potensi produk-produk unggulan yang bisa diekspor ke luar negeri agar memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

‘’Misalkan potensi tembakau yang bisa ditingkatkan nilai tambahnya. Caranya kita akan memberikan edukasi kepada mereka bahwa ada fasilitas fiskal kepabeanan dan cukai yang bisa dimanfaatkan, termasuk melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada UMKM tembakau agar diberdayakan lagi,’’ ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi langkah dan perhatian yang diberikan pihak DJBC dalam upaya mengasah dan menggali berbagai potensi yang ada di NTB. Terutama diharapkan agar produk-produk unggulan NTB bisa diekspor di berbagai negara. Sehingga nilai tambah dari produk-produk lokal NTB tersebut dapat memberi angin segar bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat.

‘’Sebagian besar kegiatan ekspor kita masih melewati Bali dan Surabaya. Sehingga dengan adanya support dari DJBC ini, NTB bisa melakukan kegiatan ekspor langsung dari NTB ke negara-negara tujuan,’’ kata Wagub.

Dengan demikian, menurut Wagub, masalah ini sudah menjadi atensi pemerintah untuk lebih memberdayakan produk-produk UMKM NTB dengan kegiatan ekspor yang dipermudah oleh pihak terkait. Sehingga produk-produk UMKM lokal NTB mendapatkan nilai tambah yang diharapkan dengan adanya langkah konkret dari pihak bea cukai dalam mempermudah segala dokumen ekspornya.

‘’Mudah-mudahan ini mampu direalisasikan sesegera mungkin, agar NTB menjadi salah daerah yang mampu meningkatkan kegiatan ekspornya tanpa harus melewati daerah-daerah lainnya,’’ ujarnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here