Bupati Lombok Timur Tantang Desa-Desa Induk Bertemu di PTUN

HM Sukiman Azmy
Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy semakin geram dengan sikap beberapa desa induk yang terkesan mengabaikan Surat Keputusan Bupati Nomor: 188.45/427/PPKAD/2021 tanggal 10 September 2021 sebagai perubahan kedua SK Bupati No: 188.45/319/PPKA/2014 tentang Pengembalian Tanah Pecatu Desa.

Melalui SK tersebut Bupati Sukiman mengeluarkan kebijakan mengatur pembagian tanah aset desa berupa tanah pecatu antara desa-desa induk dan desa pemekaran di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Hampir dua bulan ini orang nomor satu di Bumi Patuh Karya itu mengeluarkan keputusan tersebut, namun belum semua desa induk tunduk terhadap kebijakan tersebut.

Menurutnya, langkah itu diambil dengan berbagai pertimbangan dan mengutamakan kemajuan pembangunan yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. ‘’Pelajari dulu kebijakan Pemerintah, jangan langsung ditolak,’’ katanya.

Bupati Sukiman mengekspresikan kekecewaannya melalui sambutannya pada acara pembukaan Musda Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kabupaten Lombok Timur yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lotim, pada Rabu kemarin (27/10/2021).

Bagi Bupati Sukiman, tentu mempertahankan wibawa keputusannya menjadi keharusan sehingga meminta para kades yang tidak setuju agar mengajukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). ‘’Silakan para kades yang tidak terima dengan keputusan itu mengajukan gugatan, kita bertemu di PTUN,’’ tantangnya.

Diapun kembali mengeluarkan warning. Di mana, bagi desa yang tidak melaksanakan keputusan tersebut tapi tidak juga mengajukan gugatan, maka dipastikan tidak akan dikeluarkan Alokasi Dana Desa (ADD). ‘’Saya pastikan tidak akan saya keluarkan ADD-nya,’’ tegas mantan Dandim 1615/Lotim tahun 2003-2004 itu.(Kml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here