crossorigin="anonymous"> Terik Matahari Selimuti Suasana Peresmian Jembatan Gili Re—Gili Beleq

Terik Matahari Selimuti Suasana Peresmian Jembatan Gili Re—Gili Beleq

Kapolda NTB dan Bupati Lotim
Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal (kiri) bersama Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (kanan) saat peresmian jembatan penghubung dua pulau di Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru yakni Gili Re dan Gili Beleq, pada Rabu (22/12/2021).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy beserta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Lotim seakan diuji kesabarannya menanti kedatangan Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal yang akan hadir turut serta meresmikan jembatan penghubung dua pulau di Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru yakni Gili Re dan Gili Beleq, pada Rabu (22/12/2021).

Pasalnya, menurut jadwal sedianya prosesi peresmian dilakukan pada pukul 10.00 Wita, namun harus molor hingga kedatangan orang nomor satu di jajaran Polda NTB itu. Sementara Bupati Sukiman beserta rombongan sudah tiba di Gili Beleq sekitar pukul 10.00 Wita. Tamu undangan lainnya pun tiba di lokasi lebih awal, bahkan ada yang sudah standby sejak pukul 08.00 Wita.

Dengan cuaca panas tengah laut bisa dibayangkan betapa menyengatnya terik matahari di lokasi acara di bibir pantai Gili Re tepat di ujung jembatan yang akan diresmikan. Dikabarkan, Kapolda NTB harus mengejar acara dari Belanting setelah pagi itu melantik siswa SPN Belanting yang telah selesai pendidikan Bintara Polri.

Acara baru dimulai setibanya Kapolda NTB yang sampai di lokasi sekitar pukul 14.30 Wita. Meskipun seluruh hadirin sambil mengusap keringat, namun tak menyurutkan antusiasme warga sembari diiringi dentuman Gendang Beleq menyambut kedatangan Kapolda NTB yang tinggal beberapa hari akan pindah tugas ke Polda Riau.

Dalam sambutannya, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy menyampaikan bahwa dengan adanya jembatan tersebut diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang berenang atau menenteng sepatunya ke sekolah karena harus melintasi selat. Bupati Sukiman juga berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama oleh masyarakat.

Karena itu, Bupati Sukiman mengingatkan konstruksi jembatan hanya untuk pejalan kaki atau sepeda, bukan kendaraan bermotor. ‘’Mohon kiranya jangan dilewati kendaraan seperti sepeda motor atau roda empat. Cukuplah jembatan ini dilewati oleh manusia atau maksimal sepeda, sehingga manfaatnya dapat kita gunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,’’ kata Bupati Sukiman.

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengapresiasi terwujudnya jembatan penghubung dua gili serta dilakukannya rehabilitasi RTLH. Kapolda mengaku bangga dan terhormat karena dilibatkan dalam kegiatan peresmian tersebut di penghujung masa pengabdiannya di NTB.

Peresmian jembatan ditandai penandatanganan prasasti oleh Kapolda NTB dan Bupati Lotim. Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penyerahan RLH secara simbolis oleh Bupati Sukiman. Ketua Bhayangkari Ny Nindya M Iqbal yang turut dalam rombongan Polda NTB menyerahkan bantuan buku pelajaran SD, SMP, Alquran, Iqra, buku bacaan, dan masker kepada kepala wilayah Gili Ree.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published.