Pemkab dan BPPD Lombok Timur Bius Penonton MotoGP dengan Atraksi Seni Budaya

Seni Budaya
Suasana malam pesona budaya di Taman Rinjani Kota Selong, pada Jumat malam (18/3/2022).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggelar malam pesona budaya di Taman Rinjani Kota Selong, pada Jumat malam (18/3/2022).

Event hiburan ini disuguhkan untuk menghibur ratusan tamu penonton gelaran MotoGP yang menginap di seluruh penginapan di kawasan Kabupaten Lombok Timur.

Menurut Ketua BPPD Lombok Timur, Muhammad Nursandi, malam pesona budaya ini dimaksudkan selain memperkenalkan kekayaan khasanah budaya yang dimiliki bumi Patuh Karya, juga diharapkan para tamu terbius dengan keragaman wisata yang ada di Lombok Timur. Dengan demikian, para tamu akan terkesan dan merasa senang mengisi waktu libur di daerah ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur (Sekda Lotim), HM Juaini Taupik dalam sambutannya saat membuka pentas seni itu menyampaikan bahwa event ini digelar untuk menghibur para tamu yang menginap khususnya di Lotim, yang akan diselenggarakan selama dua hari. ‘’Kita sangat mengapresiasi kerjasama BPPD Lotim dan Dinas Pariwisata Lotim, sehingga acara ini bisa terselenggara dengan baik,’’ kata Sekda.

Sekda menjelaskan pentas ini menampilkan beberapa kelompok Sanggar Seni seperti Gendang Beleq, grup drama legendaris Amaq Abir dan lain-lain. Dimeriahkan pula beberapa stand dari para pelaku UMKM yang ada di Lombok Timur. Sekda juga menyampaikan, pada malam ke-2 akan digelar di Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lotim yang akan dimeriahkan oleh artis-artis ibukota seperti Jamrud, Slank dan lain-lain.

Untuk kesempatan pertama gelaran MotoGP ini, lanjut Sekda, Lombok Timur kecipratan tamu yang menginap sekitar 500 orang lebih yang tersebar di tiga titik yakni di Pantai Ekas, Tete Batu dan Selong. ‘’Walaupun Lotim cukup jauh dari Sirkuit Mandalika, namun cukup besar dampaknya terutama untuk para pelaku wisata. Dan ini menjadi peluang emas untuk masa yang akan dating,’’ kata Sekda.

Sekda menjelaskan, para tamu yang berasal dari Jawa lebih banyak menginap di Lombok Timur. ‘’Banyak para tamu kita yang dari Jawa lebih memilih Lombok Timur untuk menginap. Berarti Lotim juga memiliki tempat di hati para wisatawan,’’ jelasnya.

Karenanya, Sekda mengajak seluruh masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik, sehingga para tamu akan rindu dengan Lombok Timur. Dengan demikian, mereka akan terkesan dengan Lombok Timur. ‘’Mudah-mudahan tahun ini menjadi awal kebangkitan pariwisata Lombok Timur, setelah sekian lama lesu lantaran pandemi Covid-19,’’ ujarnya.(Kml)

Responses (4)

Leave a Reply

Your email address will not be published.