Angka Kematian Ibu Terus Meningkat, Pemkab Lotim Bentuk PPT

Bupati Sukiman
Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy (dua dari kiri) pada Lokakarya Kepemimpinan Masa Depan Indonesia dalam Perencanaan dan Penganggaran Terintegrasi (PPT) yang berlangsung secara hybrid, pada Selasa (29/3/2022).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam 3 tahun terakhir terus meningkat. Karenanya dibutuhkan komitmen dan keterlibatan semua pihak berjibaku menekan lajunya AKI ini. Selain itu, kini Pemkab Lotim membentuk Tim Perencanaan Penganggaran Terintegrasi (PPT) Kesehatan Reproduksi (Kespro).

Tim PPT Kespro kabupaten ini diharapkan mampu menyusun perencanaan berdasarkan bukti, yang diawali dengan tahap pengumpulan data dasar, selanjutnya merancang intervensi sampai dengan pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi upaya menurunkan AKI di daerah ini.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy pada Lokakarya Kepemimpinan Masa Depan Indonesia dalam Perencanaan dan Penganggaran Terintegrasi (PPT) yang berlangsung secara hybrid, pada Selasa (29/3/2022).

Bupati Sukiman yang hadir di Ruang Rapat Bappeda bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taupik mengingatkan kinerja tim PPT diharapkan pula mampu memetakkan kebutuhan, memanfaatkan data dasar, menentukan indikator keberhasilan, serta pintu masuk intervensi.

Bupati Sukiman pun meminta agar tim kabupaten mengoptimalkan peran PPT Kespro pusat untuk meningkatkan pengetahuan tim kabupaten demi terlaksananya PPT Kespro sebagai langkah strategis penurunan AKI.

Orang nomor satu di Lotim itu juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari Badan Perencanaan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri, lembaga PBB UNPFA atas berkontribusi aktifnya.

AKI Lombok Timur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Data tersebut dilihat dari jumlah kasus pada 2019 sebanyak 29 kasus atau 107,6 per seratus ribu kelahiran, dan selama pandemi Covid-19, kasusnya terus mengalami peningkatan, yaitu 43 kasus pada 2020 (157,4) dan 45 kasus pada 2021 (183,3).

Penyebab umum kematian ibu melahirkan di Lombok Timur adalah preeklamsia. Penyebab lainnya adalah tidak diperiksanya sang ibu, usia tidak layak hamil, keterlambatan keluarga memutuskan tindakan, keterlambatan mengetahui kondisi perlu/tidak untuk dirujuk dan adanya penyakit kronis.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published.