Menhub Berharap Mudik 2022 Jadi Awal Kebangkitan Ekonomi dan Tanda Mulai Masa Endemi

Menhub, Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berharap, kegiatan mudik tahun 2022 ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi dan juga menjadi tanda dimulainya masa endemi.

Mengingat kegiatan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi yang dimulai pada 25 April 2022 (H-7) sampai dengan tadi malam atau Minggu malam, 8 Mei 2022 (H+5) telah dilalui. ”Kami selalu menekankan agar protokol kesehatan (prokes) dijalankan dengan baik, sehingga diharapkan tidak terjadi kenaikan kasus usai masa mudik,” kata Menhub, Budi Karya Sumadi, pada Senin (9/5/2022).

Menhub Budi Sumadi mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjalankan amanah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pelaksanaan arus mudik dan balik ini berjalan dengan aman dan sehat, serta memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi masyarakat.

”Berbagai masukan telah kami terima dan Alhamdulillah pada umumnya menyampaikan bahwa mudik pada tahun ini berjalan dengan baik,” katanya.

Menhub Budi Sumadi mengungkapkan, bahwa mudik tahun ini berbeda dengan mudik sebelumnya, di mana masyarakat sudah dua tahun tidak mudik karena pandemi Covid-19. Hal itu ditunjukkan dengan hasil survey yang mengekspresikan animo masyarakat yang tinggi yaitu sebanyak 85,5 juta masyarakat yang ingin mudik. ”Hal itu merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi semua stakeholders untuk dapat melayani dengan baik,” ungkapnya.

Sejumlah survei, simulasi, diskusi telah dilakukan secara sistematis sehingga menghasilkan rekomendasi yang dieksekusi oleh para penanggung jawab di lapangan. ”Yang paling masif adalah rekan-rekan kepolisian di jalur darat, dan kemudian di penyeberangan, udara, kereta api dan laut,” ujarnya.

Lebih lanjut Menhub Budi Sumadi menjelaskan, mudik tahun ini menghasilkan satu pergerakan yang sangat banyak, yang berakibat pelayanan yang diberikan belum maksimal. ”Oleh karenanya, kami sampaikan permohonan maaf belum bisa memenuhi harapan semua pihak,” ucapnya.

Yang jelasnya, pihaknya akan melakukan evaluasi agar kegiatan mudik dan juga kegiatan di mana akan ada pergerakan yang masif di masa yang akan datang, dapat diantisipasi dengan lebih baik lagi.

Menhub Budi Sumadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi dan komunikasi yang baik, yang telah dilakukan antar Kementerian/Lembaga, Polri, operator sarana dan prasarana transportasi dan unsur terkait lainnya.

Menhub Budi Sumadi juga mengucapkan terima kasih kepada dukungan dari media massa atas dukungannya membantu mengkomunikasikan dan menyebarluaskan semua kebijakan mudik kepada masyarakat, sehingga dapat diketahui, dimengerti dan dijalankan. ”Kami juga sampaikan terima kasih kepada para pemudik yang telah mengikuti berbagai imbauan dari pemerintah,” katanya.

Selanjutnya, Menhub Budi Sumadi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah (Pemda), BUMN, dan pihak swasta yang telah menyediakan program mudik gratis, dalam upaya mengurangi angka pemudik sepeda motor dan menekan angka kecelakaan.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.