Ratusan Orang Menyaksikan Bupati Lombok Timur Terima Penghargaan P4GN

Bupati Sukiman dan Piagam Penghargaan
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy (foto kiri) dan Piagam Penghargaan (foto kanan).

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ratusan orang dari civitas akademika yang hadir di Auditorium M Yusuf Abubakar Universitas Mataram (Unram) menjadi saksi saat Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy bersama Sekda NTB, HL Gita Ariadi dan Kepala Daerah lainnya di NTB menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose yang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Provinsi NTB, pada Jumat (16/9/2022).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Lombok Timur atas peran aktif memfasilitasi implementasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Lombok Timur.

Penyerahan piagam berlangsung di Auditorium M Yusuf Abubakar Universitas Mataram (Unram). Pada kesempatan tersebut Kepala BNN juga memberikan kuliah umum kepada Unram dengan tema “Strategi War on Drugs untuk menuju Indonesia Bersinar”.

Disampaikannya dari 1.124 jenis narkoba di dunia, 89 jenis sudah beredar di Indonesia. BNN sudah mengamankan 4,7 ton narkoba terhitung tahun 2021 sampai dengan tahun 2022. 95 persen narkoba masuk melalui jalur laut dan melakukan transaksi di dark web. Kemudian lebih dari 70 persen rumah tahanan di Provinsi NTB berisi kasus penyalahgunaan narkoba.

Karena itu, Komjen Petrus juga berharap kepada mahasiswa Unram yang mengikuti kuliah umum tersebut dapat menjadi duta anti narkoba atau menjadi role model memerangi narkoba di Provinsi NTB. Ia juga menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan salah satu upaya memperkuat sinergi dalam perang melawan narkoba di Provinsi NTB.

Pada kesempatan yang sama, seluruh peserta kuliah umum termasuk Rektor Unram, Prof Bambang Hari Kusumo mendeklarasi janjinya untuk melawan penyalahgunaan narkoba di Indonesia, khususnya Provinsi NTB.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *