crossorigin="anonymous"> DPRD Lombok Timur Ketok APBD Perubahan 2022 dalam Angka Defisit

DPRD Lombok Timur Ketok APBD Perubahan 2022 dalam Angka Defisit

Rapat Paripurna DPRD Lotim
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah melalui pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2022 telah dijelaskan oleh Ketua Banggar pada Paripurna II Masa Sidang I Rapat IV DPRD Lombok Timur, pada Kamis (22/9/2022).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah melalui pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lombok Timur bersama TAPD dan SKPD terkait, terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Lombok Timur TA 2022 telah dijelaskan oleh Ketua Banggar pada Paripurna II, masa sidang I rapat IV Kamis (22/9/2022).

Banggar melaporkan, Pendapatan Daerah yang direncanakan dalam Rancangan Perubahan APBD TA 2022, meliputi; PAD direncanakan sebesar Rp441 miliar lebih, bertambah sebesar Rp2,197 miliar dari jumlah PAD sebelum perubahan sebesar Rp438,841 miliar lebih.

Pendapatan Transfer pada perubahan tahun ini direncanakan sebesar Rp2,485,468 triliun lebih, atau mengalami penambahan sebesar Rp42,207 miliar lebih dari yang direncanakan sebelumnya sebesar Rp2,443,260 triliun lebih.

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, direncanakan sebesar Rp55,164 miliar lebih, meningkat sebesar Rp21,984 miliar lebih dari jumlah anggaran sebelum perubahan sebesar Rp33,179 miliar lebih.

Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp3,278,362 triliun lebih, meningkat sebesar Rp62,813 miliar lebih dari jumlah anggaran sebelum perubahan sebesar Rp3,215,549 triliun lebih. Unsur Pemerintahan Umum dianggarkan sebesar Rp13,407 miliar lebih.

Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp304,865 miliar lebih atau berkurang Rp57,134 miliar lebih dari estimasi penerimaan sebelum perubahan sebesar Rp362 miliar atau 15,78%, dengan rincian pada komponen sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya (SILPA) pada RKUD mengalami penambahan sebesar Rp12,865 miliar lebih sedangkan pada komponen penerimaan pinjaman daerah mengalami penurunan sebesar Rp70 miliar.

Pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp8,174 miliar atau berkurang sebesar Rp53,558 miliar lebih dari estimasi pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan sebesar Rp61,732 miliar lebih, penurunan tersebut disebabkan karena pembayaran cicilan pokok utang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dimulai pada tahun 2023.

Dengan demikian, dapat dikalkulasikan bahwa pada penetapan APBD perubahan TA 2022 ini, Lombok Timur masih memiliki defisit sebesar Rp200 miliar lebih. Sedangkan diketahui sisa waktu yang dimiliki tahun 2022 ini hanya tersisa 3 bulan.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published.