Gubernur NTB Apresiasi Kreativitas Pelajar SMAN 1 Mataram

Gub NTB foto bersama
Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah didampingi istri saat foto bersama dengan Kepala SMAN 1 Mataram dan Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sebanyak 75 karya inovasi siswa-siswi SMAN 1 Mataram Kelas XI kategori olahan makanan dan bahan daur ulang, menghiasi Pameran Karya Inovasi 2022 untuk SMANSA-ku bertajuk ”Karya Inovasi Sebagai Sarana Menumbuhkan Jiwa Wirausaha yang Berintegritas” yang berlangsung di Aula Rinjani SMANSA Mataram, pada Sabtu (24/9/2022).

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SMANSA yang telah berkreasi dengan membuat banyak sekali inovasi yang memiliki nilai.

“Kami memberikan apresiasi atas apa yang telah dibuat oleh anak-anak kami, tahun depan akan ada inovasi yang dihidangkan ke dalam dunia digital, yang menjadi konsumsi anak-anak kita pada saat ini,” kata Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.

Di satu sisi, Bang Zul, demikian Gubernur NTB ini biasa disapa mengakui bahwa para alumni SMANSA memiliki kualitas baik yang bisa bersaing dengan sekolah menengah atas di seluruh Indonesia.

“Tidak bisa dipungkiri, kualitas alumni dari SMANSA tidak kalah dengan sekolah menengah atas di hampir seluruh sekolah di Indonesia, bahkan lulusannya banyak diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi,” ujarnya.

Sebagai salah satu wali murid, Bang Zul juga mengatakan jika dunia anak-anak pada masa sekarang dan masa lampau berbeda. “Sehingga penting sekali untuk kita dapat terjun langsung baik itu dalam game online dan dunia digital lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Mataram, Kun Andrasto mengatakan bahwa pameran ini bertujuan agar para siswa dapat memahami dalam berwirausaha, akan ada namanya proses, seperti proses merencanakan, pengemasan, pembuatan, pemasaran.

“Saya ayakin anak-anak ke depannya, dengan apa yang dibina dan dibimbing oleh guru-gurunya akan menjadi anak yang kreatif,” katanya.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *