Sertifikat Relokasi Warga Ekas Masih dalam Proses Status Kepemilikan Lahan

Rumah
Ini lokasi perumahan yang dibangun oleh Pemkab Lotim untuk warga Telok Ekas, yang terkena relokasi.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Konsekuensi penataan destinasi wisata Pantai Ekas, Kecamatan Jerowaru oleh Pemkab Lombok Timur, mengharuskan melakukan relokasi sekitar 66 KK yang sebelumnya berumah di zona sempadan pantai.

Warga yang direlokasi kini telah menempati tempat tinggal yang baru dan lebih layak penghuni. Dengan suka cita warga yang dulu tinggal di gubug reot dari ujung utara Pantai Ekas, kini telah terlelap di rumah permanen nan asri setelah Pemkab Lombok Timur membangunkan komplek perumahan ala BTN.

Akan tetapi, keinginan warga pesisir Telok Ekas itu belum memegang status kepemilikan. Mereka menuntut hak milik atas namanya masing-masing berupa sertifikat.

Kepala Desa Ekas, M Nursandi yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (Wa), pada Senin (24/10/2022) membenarkan bahwa 66 Kk yang direlokasi meminta agar diperkuat dengan status kepemilikan berupa sertifikat hak milik.

Kades mengaku pihaknya tengah membuatkan surat pernyataan kepemilikan berdasarkan SK Bupati. “Pengajuan sertifikat akan diproses melalui Dinas Kelautan dan Perikanan,” terang Nursandi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, M Zainuddin melalui sambungan telpon berjanji akan segera duduk satu meja dengan OPD terkait (DKP, Perkim, PU, dan LHK) untuk membahas proses pengajuan sertifikat kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Timur.

Hal ini dilakukan karena lahan yang ditempati sebagai lokasi pemindahan penduduk Telok Ekas adalah lahan rawa yang dilakukan penimbunan. Untuk itu, status lahan harus diperkuat dengan berita acara, sehingga BPN ada dasar menerbitkan sertifikat.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *