JMSI NTB Goes to School, Latih Jurnalistik SMA/SMK se-Bumi Gora

Foto Bersama
Suasana foto bersama peserta Pelatihan Jurnalistik ''JMSI Goes to School'' bersama para narasumber, panitia pelaksana, pengurus JMSI NTB, dan dari pihak Dinas Dikbud NTB.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi NTB selain berkiprah sebagai kanal penghubung antara pemerintah dan masyarakat, juga melakukan edukasi termasuk kepada generasi muda.

Edukasi salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bagi siswa-siswi tingkat SMA/SMK di Provinsi NTB. Pelatihan tersebut meliputi pelatihan dasar jurnalistik dan konten sosial media (sosmed). Tujuannya agar siswa-siswi mengenal dunia jurnalistik sejak dini, memiliki kemampuan dasar jurnalistik, serta mampu mengelola sosmed dengan arif dan bijak. 

Tujuan lainnya bagaimana agar siswa-siswi mengetahui dan memahami jurnalistik tingkat dasar, memahami bayangan proses jurnalisme media saat ini, dan proses jurnalistik tidak hanya terjadi dalam media-media besar namun juga dalam lingkup kecil sebagai miniatur media besar, salah satunya pers sekolah.

Capaian pelatihan ini yaitu kreaktivitas jurnalistik mampu merangsang kecerdasan seseorang misalnya melalui baca tulis. Dengan pelatihan jurnalistik tersebut bisa membantu siswa-siswi mengasah kreativitas dan bakat, khususnya bidang tulis menulis.

Jika siswa-siswi banyak membaca, maka pengetahuan umumnya akan bertambah. Sejalan dengan dasar dari jurnalistik yaitu meningkatkan wawasan. Jika siswa-siswi sudah terbiasa dengan keterampilan dasar jurnalistik keterampilan lainnya seturut bertambah dengan sendirinya secara bertahap. Pasalnya, jurnalistik mampu membangun daya kritis nalar siswa-siswi dalam membaca realitas kehidupan sehari-hari.

JMSI NTB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB menggelar “JMSI NTB Goes to School” bertempat di Aula Handayani Dinas Dikbud setempat, pada Senin (14/11/22). Kegiatan dibuka oleh Kabid GTK Dinas Dikbud NTB, Nur Achmad, mewakili Kadis Dikbud NTB, H Aidy Furqon yang kebetulan berhalangan hadir.

JMSI NTB Goes to School menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya; Muhamad Azhar (Suara NTB) dengan materi Tehnik Penulisan Berita, dan Fajar Rachmat dari Radar Sumbawa yang juga selaku Pengurus Daerah JMSI NTB.

Mewakili Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kabid GTK, Nur Achmad mengatakan bahwa kegiatan JMSI NTB Goes to School ini merupakan momentum yang paling berharga untuk semua siswa-siswi.

“Di mana, jika dilihat kalian ini termasuk di generasi Z, bukan milenial lagi, yaitu kelahiran 1997-2012. Generasi Z ini ciri-cirinya masa depan berorientasi medsos, memiliki jaringan dengan dunia luar yang hebat, sangat terbuka, dan penjelajah dunia maya, ini adalah modal kalian ke depannya,” kata Nur Achmad.

Menurutnya, di masa mendatang dunia maya akan semakin berdampak kepada siswa-siswi, tetapi jangan sampai keterlaluan. Karena berada di dunia nyata, sehingga interaksi di dunia nyata pun tetap berlangsung.

“Harapannya kalian bisa langsung mengaplikasikan dan berbagi sehingga bisa menjadi ladang amal jariah serta menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Ketua JMSI NTB, Boy Mashudi menceritakan singkat sejarah JMSI di NTB. Kata dia, JMSI berdiri 2 tahun yang lalu, sehingga tahun ini masuk ulang tahun yang kedua. Menurut Boy, kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut sebagai rangkaian acara ulang tahun kedua JMSI.

“JMSI sudah diakui oleh Dewan Pers dan sekarang sudah menjadi konstituen Dewan Pers yang terakhir setelah AMI, dan SMSI. Di NTB anggotanya ada 24 media. Sebenarnya banyak yang mau menjadi anggota tetapi kami batasi karena harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku di JMSI,” terang Boy.

Ketua JMSI NTB ini lantas berharap kepada para peserta yang mengikuti kegiatan ini agar setelah selesai pelatihan dapat diterapkan. Karena kalau ilmu tidak dilatih, maka akan mentok dan berkutat begitu saja.

“Untuk kita ketahui orang-orang yang pintar itu kalah dengan orang-orang yang tekun. Oleh karena itu, silakan hasil kali ini kalian aplikasikan baik di rumah maupun di sekolah. JMSI juga akan menggelar lomba baca puisi, jadi mohon bapak/ibu guru pendamping dan Dinas Dikbud mengutus kontingen lagi dalam lomba baca puisi nantinya. Dan ikutilah acara ini dengan tekun dan ikhlas,” pesan Boy.

Sementera itu, Ketua Panitia Pelaksana JMSI NTB Goes to School, Bayu Ajie melaporkan bahwa kegiatan pelatihan jurnalis tingkat SMA/SMK se-NTB ini dapat terselenggara sesuai harapan. Bayu mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Dikbud NTB, para peserta dan semua kolega yang telah ikut menyukseskan pelatihan jurnalistik ini. 

“Kami berharap siswa-siswi mampu mengelola sosial media dengan hal-hal positif, meningkatkan literasi baik di sekolah dan di masyarakat. Mari kita ikuti kegiatan ini dengan ikhlas agar ada manfaat ke depan. Selamat mengikuti dan semoga bermanfaat,” kata Pimpinan Redaksi Seputar NTB ini.(Sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *