Desa Rensing Raya Berhasil Eksekusi Tanah Pecatu

Tanah Aset
Ini tanah aset yang berhasil dieksekusi oleh Desa Rensing Raya dari Desa Rensing induk.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Setelah bertahun-tahun desa pemekaran dari desa induk Rensing, Kecamatan Sakra Barat mengharapkan penyerahan pembagian tanah pecatu yang terus alot, di mana desa induk Rensing bertahan tak mau membagi pecatu kepada desa pemekaran, akhirnya Desa Rensing Raya sebagai salah satu desa pemekaran berhasil mengeksekusi seluas 1,4 ha lahan.

Eksekusi yang dipimpin langsung Sekretaris Desa (Sekdes) Rensing Raya, Baiq Sriani bersama Ketua BPD setempat, Solihin, S.Pd itu, berlangsung pada Senin (5/12/2022), berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Timur No.188.45/427/PKAD/2021. Proses jalannya eksekusi disaksikan pula oleh Babinsa, Babinkamtibmas, dan sejumlah perangkat desa setempat, tanpa ada pihak desa induk yang menghalangi.

Dengan demikian, Desa Rensing Raya sebagai satu-satunya desa pemekaran di Kecamatan Sakra Barat yang telah berhasil mengambil jatah tanah pecatu dari desa induk, sementara desa-desa lain dikabarkan masih tarik ulur secara alot dengan desa induknya.

Menurut keterangan dari Sekdes Rensing Raya, Baiq Sriani bahwa tanah yang dieksekusinya berlokasi pada dua titik dekat lapangan umum Sakra Barat, di perbatasan dengan Desa Sepit, Kecamatan Keruak.

“Kami mengambil lokasi di dua titik. Titik pertama seluas sekitar 70 are berada di seberang jalan barat lapangan, dan yang kedua sekitar 34 are di samping dekat lapangan,” terang wanita yang mengaku terangkat jadi Sekdes berawal dari Kader tersebut.

Secara terpisah, Kepala Desa Rensing induk, Lalu Ahmad Subari yang dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) mengaku masih belum tanda-tangani berita acara penyerahan meskipun diakuinya dalam posisi terjepit.

“Saya masih belum tanda-tangan apapun meskipun saya sudah posisi terjepit, Pak Bupati tidak akan memberikan saya izin pencalonan kembali jika pecatu belum diselesaikan,” tulias Subari.(Kml)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *