Kepala NFA Bahas Lanjutan Daging Sapi Bersama KSP dan Stakeholders

3 minutes reading
Wednesday, 2 Mar 2022 07:09 0 69 Abdul Rasyid Zaenal

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Sebagai tindaklanjut dari upaya stabilisasi harga daging, pasca pertemuan sejumlah pedagang di lapangan, Kepala Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency), Arief Prasetyo Adi hadiri rapat koordinasi (Rakor) bersama Kepala Staf Kepresidenan, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Asosiasi Gabungan Pengusaha Sapi Potong (GAPUSPINDO) dan Anak Perusahaan BUMN PT Berdikari, pada Selada (1/3/2022).

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, Kepala Badan Pangan Nasional dapat segera menindaklanjuti persoalan daging sapi. Termasuk perlu dilakukan controlling komoditas daging tiap bulannya.

Setelah itu, NFA secara langsung juga mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan bersama BUMN Holding Pangan ID FOOD, Pelaku Usaha importir dan distributor daging, Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Ketua Umum DPP Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia, pada Selasa (1/3/2022).

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi mengatakan, bahwa pihaknya akan mendorong BUMN untuk mempercepat masuknya cadangan daging stok nasional guna mengatasi persoalan daging pada bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Selain itu, NFA juga akan membuat skenario mobilisasi potensi daging sapi, menyiapkan pola distribusi baik sapi maupun daging sapi potong.

‘’Saya berharap BUMN juga melakukan operasi pasar, bagaimana harga daging sapi sampai dengan end customer. Ke depan kita harus sudah punya stok daging, stok ini bisa kita tentukan sesuai kebutuhan masyarakat, kita hitung kebutuhannya setiap bulan untuk ditindaklanjuti BUMN melalui cold room/cold storage daging. Hal ini sebagai salah satu solusi stabilisasi harga daging ditahun berikutnya. Ini perlu dilakukan perubahan, berbenah, sehingga tidak ada kejadian berulang setiap tahun. Dan PR saya adalah mempercepat penugasan ke BUMN, selain itu mempercepat harga yang baik ke distributor dan pedagang,’’ katanya sembari melanjutkan setelah open book dengan stakeholders ini, NFA akan segera bahas pada Rakortas.

Komisaris PT Suri Nusantara Jaya sebagai Importir dan Distributor Daging, Diana Dewi dalam diskusi pembahasan mengatakan harapannya bahwa apabila pemerintah memiliki rencana impor daging, mohon perusahaan swasta juga dapat ikut bagian import daging. ‘’Harapan saya, kami swasta juga diberikan kesempatan menerima penugasan impor,’’ kata Diana kepada Kepala NFA.

Menanggapi hal tersebut, Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi menyampaikan Pemerintah juga akan membuka kesempatan kepada pihak swasta/private sector kedepan di second semester 2022 ini, sehingga peluang penugasan nanti selain BUMN akan diberikan kesempatan juga untuk swasta.

‘’Pesannya baik BUMN maupun swasta dapat memberikan harga baik untuk pedagang. Saya apresiasi kepada seluruh Asosiasi Pedagang Daging indonesia maupun Asosiasi DPP Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia yang komit untuk tidak melanjutkan demo/mogok,’’ ujarnya.

Selain itu, Arief meminta kepada Anggota BUMN Holding Pangan PT Berdikari untuk mengembangkan penggemukan sapi di Sidrap, Sulawesi Selatan. Dengan begitu, kontribusi BUMN dapat membantu ketersediaan pangan sapi nasional.(Sid)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA