RSUD NTB Gelar MASDI 2019 Untuk Tingkatkan Layanan Hemodialysis

Suasana kegiatan MASDI perdana tahun 2019.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkatkan pelayanannya dari berbagai aspek. Salah satunya dengan menggelar Mataram Symposium On Dialysis (MASDI) perdana tahun 2019, di Aula Rinjani Gedung Administrasi RSUD Provinsi NTB, Ahad (7/7).

MASDI 2019 tersebut dihajatkan untuk meningkatkan wawasan, pengalaman dan kualitas keilmuan bagi para dokter spesialis dalam di RSUD Provinsi NTB, terutama dalam meningkatkan pelayanan hemodialysis.

Kegiatan MASDI 2019 yang dibuka langsung oleh Direktur RSUD Provinsi NTB, dr HL Hamzi Fikri itu, dihadiri Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Korwil Bali-NTB-NTT, Prof DR dr Ketut Suwitra dan Ketua IDI Wilayah NTB.

Ketua Panitia Penyelenggara, dr IGN Ommy Agustriadi, Sp.PD merasa bangga dan berterima kasih kepada pihak-pihak terkait atas kerja samanya sehingga penyelenggaraan MASDI perdana ini dapat berjalan lancar.

MASDI ini diharapkan menjadi media alih pengetahuan dan silaturahmi dari sejawat dan profesi pemberi asuhan yang terlibat selama ini dalam pelayanan hemodialysis.

Panitia kegiatan MASDI perdana tahun 2019 saat foto bersama.

Prof Suwitra menyatakan kebanggaan dan apresiasinya atas penyelenggaraan MASDI yang perdana ini dan semoga akan muncul agenda MASDI-MASDI berikutnya. Diharapkan pula pelayanan hemodialysis NTB mampu berkembang lebih baik sehingga dapat meningkatkan jangkauan layanan untuk wilayah Timur Indonesia.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Direktur RSUD Provinsi NTB, dr HL Hamzi Fikri. ‘’MASDI perdana ini merupakan kado istimewa dari ditingkatkannya status unit hemodialysis menjadi Instalasi Hemodialisis,’’ kata dr HL Hamzi Fikri.

Pengembangan layanan hemodialysis yang diikhtiarkan RSUD Provinsi NTB merupakan salah satu strategi melaksanakan misi ketiga Pemerintah Provinsi NTB untuk mewujudkan masyarakat Sehat dan Cerdas menuju NTB Gemilang.

‘’Selamat kepada Tim Instalasi Hemodialisis yang berhasil menggelar MASDI perdana ini, manajemen selalu siap mendukung untuk terselenggaranya MASDI-MASDI berikutnya,’’ ujarnya.

Simposium sehari ini diisi oleh narasumber Ahli dari PERNEFRI di antaranya; Prof DR dr Ketut Suwitra, dr IB Mahendra, dr Yasa Asmara, dr IGN Ommy Agustriadi, dan di Amanukarti Resi Oetomo. Di samping itu juga ada narasumber dari Spesialis Urologi dan Anastesi serta Profesi terkait perawatan Pasien Hemodialisis.

Sementara itu, Ketua Tim Hemodialisis RSUD Provinsi NTB, dr Yasa Asmara mengatakan, MASDI perdana 2019 ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan keilmuan para medis spesialis dalam di RSUD Provinsi NTB, terutama bagi para medis yang bertugas di Instalasi Hemodialisis.

Hal ini diperlukan seiring dengan semakin meningkatkannya dari tahun ke tahun jumlah pasien penderita gangguan ginjal kronis dan membutuhkan terapi hemodialysis atau Kemoterapi.

‘’Sehingga sangat dibutuhkan update ilmu kepada semua tenaga kesehatan, agar lebih paham apa itu penyakit ginjal kronis, bagaimana cara meneagnosis, bagaimana pengobatannya, dan lain sebagainya. Itu sebabnya kami hadirkan para pembicara dalam kegiatan MASDI ini berasal dari berbagai disiplin ilmu,’’ kata Yasa.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply