FKUB KSB Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sumbawa Barat (FKUB KSB), TGH Burhanuddin mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini untuk mendukung dan membantu sepenuhnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

TGH Burhanuddin.

‘’Kami mendukung dan siap membantu sepenuhnya atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang. Karena semua proses demokrasi yang telah ditetapkan, sudah sesuai dengan UU dan aturan yang belaku,’’ kata TGH Burhanuddin.

Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, FKUB KSB mengajak kepada semua umat beragama, baik intern umat beragama maupun gerakan organisasi masyarakat (Ormas) apapun namanya, kalau memang cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk secara bersama-sama mendukung dan membantu hasil proses demokrasi yang sudah ditetapkan dan disepakati oleh UU.

Menurut TGH Burhanuddin, hasil dari proses Pemilu yang telah ditetapkan itu, tidak bisa diganggu gugat. Dan negara-negara di dunia, sudah mengetahui pasangan Presiden dan Wakil Presiden pemenang hasil Pemilu Presiden (Pilpres), 17 April 2019 lalu.

Selanjutnya, tahapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang hanya sebagai kegiatan serimonial. Karena pemenang Pilpres sudah ada. Karena itu, PKUB KSB kembali mengimbau masyarakat dan umat agama, terutama umat beragama yang ada di KSB yang memiliki rasa cinta bangsa, tanah air dan cinta persaudaraan serta cinta kebersamaan untuk secara bersama-sama mendoakan yang dilantik hasil Pileg (Pemilu Legislatif) untuk DPRD yang belum dilantik dan Pilres, supaya ke depan dapat menjamin keamanan dan ketentraman umat beragama, baik intern umat beragama maupun antar umat beragama.

‘’Kita harapkan semua umat beragama secara bersama-sama mendoakan dan menerima apa yang telah ditetapkan dari hasil proses demokrasi Pileg dan Pilpres 17 April 2019 lalu, supaya ke depan NKRI semakin dewasa dalam melaksanakan demokrasi,’’ ujarnya.(Ng)

Kirim Komentar

Leave a Reply