Kadis Dikbud Lotim Cabut Pengumuman Gegara Tak Ingin Berpolemik dengan Wartawan

Terpampang pengumuman di depan ruang Kadis Dikbud Kabupaten Lotim.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Akhirnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur (Kadis Dikbud Lotim), Dewanto mencabut sebuah pamplet yang tertempel di depan ruang kerjanya berisikan pengumuman yang ditujukan kepada para wartawan yang berniat mewawancarainya.

Pengumuman itu kurang lebih berbunyi ‘’bagi rekan-rekan Pers yang ingin mewawancarai Kadis, kami siapkan waktu setiap hari Jum’at setelah senam pagi. Terima kasih atas perhatiannya’’.

Atas pengumuman itu, sontak mengundang reaksi pro kontra di kalangan pewarta Lotim yang tergabung dalam Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT). Sebagian beranggapan sikap Dewanto itu adalah bentuk pengekangan terhadap wartawan bahkan hampir menjadi polemik antara komunitas wartawan dengan pihak Dinas Dikbud Lotim, meskipun ada yang menyikapi datar-datar saja. Beruntung pengurus FJLT dan dewan penasehat berkoordinasi menetralisir.

Menyikapi situasi awal terkait hal itu, Kadis Dikbud Lotim, Dewanto yang dihubungi wartawan Lomboktoday.co.id yang juga ketua dewan penasehat FJLT melalui WhatsApp (WA), pada Kamis (30/7), menyatakan telah mencabut pengumuman tersebut paa hari itu jua (hari dipasang).

Mantan Kepala Bappeda Lotim itu meminta maaf kepada para jurnalis Lotim jika persoalan ini menjadi gangguan atas hubungan dinas yang dipimpinnya dengan insan Pers Lotim. Dia mengaku tidak ada niat membatasi hubungan dengan media. Menurutnya, pengumuman itu dimaksudkan hanya untuk minggu pertama saja karena ingin fokus penyesuaian diri dengan tempat baru. Setelahnya, semua bisa berjalan seperti biasa.

‘’Sudah saya cabut dan kembali normal. Mohon maaf kesalahpahaman dalam minggu pertama di tempat baru. Kami ingin fokus bertemu rekan kerja dan selesaikan hal-hal mendesak di Dinas Dikbud supaya teman-teman pers tidak kecewa ketika datang dan kami masih ada pertemuan internal. Maka, saya menyediakan waktu khusus. Tidak ada maksud lain. Tapi, saran beberapa rekan untuk dicabut dan saya sudah lakukan,’’ kata Dewanto.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply