Angka Stunting Masih Tinggi, KCK Cabang Lotim Ikut Peduli

Ketua KCK Cabang Lotim, Ira Agus Donny saat mengunjungi salah satu keluarga.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Penderita anak tumbuh cebol alias kerdil atau lazim disebut stunting di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tergolong tinggi bahkan melampui angka rata-rata nasional sebesar 29,6 %. Hal ini menjadi atensi serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim dengan melakukan berbagai terobosan.

Bukti keseriusan Pemkab Lotim terhadap fenomena ini, tahun 2019 lalu, tak segan-segan mengalokasikan anggaran besar untuk hadiah para camat dan kepala desa yang dinilai progress penanganan stunting lebih maju. Puluhan kades dan camat yang sukse dengan program stunting dihadiahi ‘’Umrah’’.

Selain Pemkab Lotim, terhadap program pencegahan stunting ini mengundang perhatian semua pihak, tidak terkecuali istri-istri para anggota TNI yang tergabung dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIX Kodim 1615/Lotim.

Ketua Persit KCK Cabang XXIX, Ny Ira Agus Donny menyampaikan hal itu di sela-sela melaksanakan silaturahmi dengan salah satu keluarga ibu hamil di Dusun Suka Maju, Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Kamis (24/9). Dijelaskannya, ia bersama ranting Persit KCK jajaran Kodim 1615/Lotim melakukan pendampingan terhadap ibu hamil dan memberikan motivasi serta edukasi gizi, sehingga kesehatan ibu dan jabang bayi tetap terjaga dengan baik. ‘’Alhamdulillah, hari ini kami berbagi tips tentang kesehatan ibu hamil dengan tujuan bisa mencegah stunting sejak awal dan memberikan sedikit bantuan sembako,’’ kata Ny Ira.

Dalam pelaksanaan pendampingan, lanjutnya, pihaknya bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lotim dengan harapan dapat menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Lotim, sehingga tujuan pemerintah untuk menciptakan generasi emas anak bangsa dapat terwujud. ‘’Insyaa Allah semoga stunting bisa kita turunkan, tentunya dengan bantuan dan uluran tangan kita bersama,’’ ujarnya.

Selain di Desa Rempung, silaturahmi juga dilakukan di beberapa desa seperti di Desa Wanasaba, Dusun Dasan Bagek Baret Desa Aikmel Timur, Desa Lenek dan di Dusun Paok Kambut Desa Masbagik Selatan.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply