Proyek Pemeliharaan Jalan di Sembalun Tetap Dikerjakan dengan Prosedural

Gde Esa Aristadathu Sanjaya
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.2) NTB, A. A. Gde Esa Aristadathu Sanjaya.

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Proyek pemeliharaan jalan di kawasan lingkar utara Lombok terus dilakukan hingga akhir tahun 2021 mendatang. Pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I Nusa Tenggara Barat menyatakan pelaksanaan proyek tersebut berjalan dengan baik dan prosedural.

‘’Ini proyek preservasi jalan tahun 2021. Kontraknya sejak Januari 2021 lalu dan dikerjakan hingga 31 Desember 2021 mendatang. Kami pastikan, sejauh ini semua berjalan baik dan procedural,’’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.2) NTB, A. A. Gde Esa Aristadathu Sanjaya, di Mataram, pada Rabu (17/11/2021).

Sanjaya menjelaskan, proyek preservasi jalan ini bernilai Rp23,3 miliar untuk pemeliharaan jalan sepanjang tahun ini dikerjakan kontraktor PT Sinar Tunas Karya Utama dengan konsultan supervisi dari PT Daya Creasi Mitra Yasa KSO. ‘’Konsepnya pemeliharaan jalan sepanjang tahun. Untuk ruas penanganan kami di tiga ruas jalan yakni Ampenan—Pemenang, Pemenang—Bayan, dan Bayan—Sembalun,’’ kata Sanjaya.

Sebelumnya, sejumlah pemberitaan menyebutkan warga mengkritisi perbaikan jalan di Pusuk Sembalun yang dinilai tidak professional, karena tanpa plang keterangan atau papan keterangan proyek di lokasi. Terkait hal tersebut, Sanjaya mengatakan, plang proyek tetap terpasang di titik awal proyek yakni di jembatan Menintingg dan di titik akhir proyek yakni di tugu batas TNGR di kawasan Sebau, Sembalun. ‘’Jadi secara informasi, papan proyek dipasang di dua lokasi yaitu di awal ruas yakni setelah jembatan Meninting untuk Ampenan—Pemenang, dan di akhir Bayan—Sembalun yakni di tugu batas TNGR di Sebau. Ada papan proyek di akhir ruas,’’ ungkapnya.

Sanjaya menambahkan, sejauh ini pelaksanaan proyek pemeliharaan terus berjalan. Sebab, konsepnya pemeliharaan jalan sepanjang tahun 2021. ‘’Jadi, dari awal kontrak pada 11 Januari 2021 lalu diharapkan jalan-jalan di tiga ruas itu terpelihara sampai dengan 31 Desember 2021 nanti. Pengerjaan jalan di Sembalun termasuk dalam item proyek preservasi ini. Ada beberapa item dan spot-spot yang (masih) dikerjakan, terutama yang besar di Sembalun. Itu termasuk penanganan longsorannya. Jadi, secara proses pekerjaan masih dalam masa pelaksanaan sampai akhir kontrak,’’ katanya.

Menurut Sanjaya, PJN I NTB tetap berkomitmen untuk menjaga keandalan infastruktur jalan di daerah ini. Diharapkan dengan keandalan jalan yang ada di wilayah NTB, bukan hanya memberi kenyamanan akses transportasi, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah ini. ‘’Yang jelas, kami juga punya komitmen yang sama untuk pembangunan daerah ini menuju NTB yang Gemilang.’’ Ucapnya.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here