Spek Blue Plastik dari PT AOI

3 minutes reading
Wednesday, 19 Aug 2015 10:03 0 774 Editor

MATARAM, Lomboktoday.co.id – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan Pengadaan Bantuan Bahan Material untuk Pemberantasan NTRM (Non Tobacco Related Material) Petani Tembakau Virginia Tahun Anggaran 2015, Latif Yanti Wasitatun menjelaskan, bantuan NTRM bertujuan meningkatkan mutu hasil tembakau Virginia melalui pemakaian Blue Plastik, Karung Goni dan Tali Gelantang yang telah diterapkan kelompok tani binaan PT AOI (PT Alliance One Indonesia, Red) di Lombok Timur dan Lombok Tengah.

‘’Kami mendapatkan spesifikasi tenis Blue Plastik dari PT AOI. Kemudian menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) berdasarkan hasil kunjungan ke pabrik di Surabaya dan Semarang, karena pabrik yang memproduksi Blue Plastik ada dua di Surabaya dan 1 pabrik di Semarang,’’ terang Yanti, sapaan akrab Latif Yanti Wasitatun kepada Lomboktoday.co.id di kantornya, Selasa kemarin (18/8).

Menyinggung soal petani tembakau penerima bantuan, Yanti  tidak menampik ada diantaranya yang belum pernah menggunakan Blue Plastik sebagai pelapis dasar/alas daun tembakau Virginia basah sebelum proses omprongan. Karena itu, sangat wajar bila ada petani tembakau Virginia melakukan protes terhadap upaya Dinas Perkebunan NTB meningkatkan kualitas tembakau Virginia rakyat.

Dijelaskan Yanti, perusahaan penerima hasil tembakau Virginia seringkali dalam gulungan tembakau hasil omprongan menemukan tembakau bercampur plastik, bekas terpal, bekas tali raffia, sehingga ditolak perusahaan.

‘’Dengan cara inilah kita berupaya memperbaiki kualitas hasil tembakau Virginia para petani tembakau,’’ tandasnya seraya membenarkan proposal yang diajukan kelompok tani memang tidak meminta Blue Plastik dan Karung Goni, namun program yang ada tidak bisa diubah lagi.

PPK dalam menyusun HPS diakui melakukan survey lapangan ke PT Inja Perkasatama, perusahaan importer Karung Goni di Jawa Timur dan PT Cahaya Plastindo Subaya untuk Blue Plastik dan PT Hasana di Semarang.

Hasil penelusuran wartawan Lomboktoday.co.id menunjukkan, proses pelelangan pekerjaan Pengadaan Bantuan Bahan Material untuk Pemberantasan NTRM (Non Tobacco Related Material) Petani Tembakau Virginia  ada indikasi menyalahi ketentuan Dokumen Pengadaan. Bahkan, kuat dugaan terjadi pengaturan harga oleh tiga (tiga) perusahaan peserta pelelangan.

Indikasi itu nampak dari hasil evaluasi teknis yang mensyaratkan TDG (surat kepemilikan gudang atau surat sewa gudang), namun tidak konsisten dengan pelaksanaannya. Demikian pula terhadap penilaian kualifikasi perusahaan yang mensyaratkan adanya pengalaman pada bidang sejenis, namun pemenang lelang PT WBS diakui Direktur Perusahaan, Lalu Ikhwanul Hubby, belum memiliki pengalaman, karena baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Padahal, ketentuan tersebut hanya berlaku khusus untuk penyedia berbentuk badan usaha, bukan badan hukum.

Pengukuran terhadap ketebalan Blue Plastik menggunakan alat micrometer menunjukkan hasil ketebalan yang berbeda-beda, tergantung posisi penempatan alat ukur. Hasil pengukuran terendah 0.12 mm sampai tertinggi 0.179 mm. Sayangnya, spesifikasi teknis yang telah dikuantitatifkan tebal 0,17 mm itu, tidak ada uraian mengenai cara ataupun metode dan peralatan untuk proses menguji kebenaran Blue Plastik yang didatangkan rekanan, benar-benar sesuai tebal pada spesifikasi teknis 0,17 mm.

Demikian pula terhadap spesifikasi teknis karung goni, yang telah dikuantitatif ukuran, berat, ukuran isi maupun anyaman karung goni tersebut. Pengukuran semata-mata didasarkan pada hasil uji laboratorium dan keterangan pada bukti pengiriman serta dengan cara meraba-raba contoh dibandingkan dengan barang yang didatangkan dari pabrik.(aha/ltd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA