Aheruddin Sidik: Patut Diapresiasikan Program Rumah Singgah bagi Warga KSB

SUMBAWA BARAT, LOMBOKTODAY.CO.ID – Aheruddin Sidik kembali Pimpin Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2019-2024.

Aheruddin Sidik.

Politisi dari Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) ini menduduki jabatannya yang ketiga kalinya. Kepercayaan masyarakat Sumbawa Barat terhadap dirinya membuat ia ingin mewujudkan impiannya membuat rumah singgah persatuan di Mataram untuk warga KSB.

Menurut Aher, begitu panggilan akrap Aheryddin Sidik, program Rumah Singgah Persatuan di Mataram sebagai program baru yang diluncurkannya. Program ini berawal dari pengalaman pribadinya. Ia melihat sangat dibutuhkan fasilitas rumah singgah bagi masyarakat KSB yang sedang berurusan di Kota Mataram. Sebab, jauhnya jarak KSB ke Ibu Kota Provindi NTB itu kerap membuat warga kesulitan mendapatkan tempat tinggal sementara jika harus berlama-lama di sana.

“Jujur ini pengalaman pribadi saya. Saya sering bolak-balik Mataram karena urusan keluarga dan kadang harus menginap bebeberapa lama. Nah saya membayangkan bagaimana kalau ada warga KSB seperti saya tapi kondisinya pas-pasan. Makanya saya buatlah rumah singgah itu dengan harapan bisa dimanfaatkan siapapun warga KSB ketika berada di Mataram untuk tempat tinggal sementara,” kata anggota dewan yang murah senyum ini.

Gagasan kemasyarakatan yang kedua dari anggota dewan lulusan Universitas Brawijaya ini juga sangat menarik. Program yang kini tengah dirintisnya yaitu program pengembangan kawasan tanaman hortikultura di desanya, Lamusung, Kecamatan Seteluk.

Ia menjelaskan, program pengembangan kawasan hortikultura berawal dari kegemarannya bertani. Sejak tiga tahun terakhir ini, ia memanfaatkan lahan pribadinya di blok pertanian ‘Bao Desa’ secara khusus menanam berbagai jenis tanaman sayur-mayur. Tak lupa ia mengajak warga setempat (konstituennya) untuk bercocok tanam karena harapan dari program pribadinya itu dapat merangsang petani di daerahnya agar gemar menanam sayuran.

“Program ini awalnya dari hobi saja. Saya pikir bagus mengajak masyarakat karena saya ingin dari sini tercipta petani horti yang handal sehingga kita bisa mandiri dalam budidaya jenis-jenis tanaman horti ke depannya,” ujar Aher.

Diharapkan dari pembelajaran program pertanian yang ia garap ini menjadikan pertanian di Sumbawa Barat dapat mensuplai pasokan tanaman hortikultura yang besar. Sehingga tidak perlu lagi mendatangkan dari luar KSB seperti yang selama ini terjadi.(Ng)

Kirim Komentar

Leave a Reply