Corona Status Bencana Nasional, IPNU NTB Minta Pemprov Liburkan Aktivitas Sementara

Ketua IPNU NTB, Pauzan Basri.
Ketua IPNU NTB, Pauzan Basri.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Virus Corona (Covid_19) sudah menjadi status bencana nasional sejak terjangkitnya Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi oleh virus Corona tersebut. Oleh karena itu, IPNU NTB meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk mengambil langkah strategis dan cepat dalam rangka menangani hal tersebut. ‘’Pemprov NTB harus liburkan semua aktivitas di NTB untuk sementara waktu. Begitu juga dengan Pemkab/Pemkot harus segera ambil langkah konkret dan tidak boleh berleha-leha. Karena ini masalah serius, mengingat ini persoalan nyawa manusia,’’ kata Ketua IPNU NTB, Pauzan Basri kepada Lomboktoday.co.id, di Mataram, Sabtu malam (14/3).

Bila mencermati statemen Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah beberapa hari terakhir ini, kata Pauzan, itu masih memikirkan keuntungan semata. Dan tidak pernah melihat dan memikirkan dampak yang diakibatkan apabila jika terjadi virus Corona ini menyebar luas di NTB. ‘’Jangan pikir untung dulu dah, wisatawan dari mana saja itu, harus distop untuk sementara, karena nanti dampaknya akan sangat besar dan berisiko ke semua lapisan maayarakat. Para siswa-siswi juga harus diliburkan sekolah untuk sementara waktu, ini menyangkut keselamatan bersama,’’ ujarnya.

Pria asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) ini menjelaskan, di beberapa daerah lain juga telah melakukan hal yang sama, yaitu meliburkan aktivitas selama beberapa minggu ke depan, termasuk meliburkan sekolah. ‘’Untuk siswa-siswi bisa melakukan pembelajaran dengan online di rumah untuk sementara waktu. Saya rasa ini langkah yang konkret yang harus dilakukan, karena keselamatan bersama itu nomer satu yang harus kita pikirkan. Mohonlah pemerintah jangan diam dan tidur dengan situasi hari ini,’’ kata Pauzan Basri menyikapi beredarnya Covid_19.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here