HL Gafar Ismail: Mandiri Syariah Mart Diluncurkan Sebagai Alternatif Lawan Rentenir

Ketua KSU Mandiri Syariah Mart, HL Gafar Ismail (baju putih); Kabid Pembinaan dan Pengawasan Diskop dan UKM Lotim, M Irwan (baju hitam).

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kehadiran Koperasi Serba Usaha (KSU) yang diberi nama Mandiri Syari’ah Mart diyakini akan mampu menjadi alternatif untuk melawan ulah lintah darat alias para ‘’rentenir’’ yang dinilai sangat mencekik masyarakat. Demikian antara lain ungkapan yang dikemukakan Ketua KSU Mandiri Syariah Mart, Ir HL Gafar Ismail, MM pada acara peresmian mulai kegiatan usaha Mandiri Syariah Mart Pringgasela dan Lendang Nangka, di Pringgasela, Ahad (2/8).

Lebih jauh mantan Kepala Bappeda Lotim itu menyampaikan bahwa pendirian Mandiri Syariah Mart merupakan pengembangan usaha guna memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat pada umumnya. Diuraikan, sebelumnya KSU Mandiri Syariah melalui sistem usaha Baitul Mal Wattamwil (BMT) hanya memiki satu jenis usaha yaitu sistem pembiayaan atau pemberian pinjaman modal usaha. Tapi sekarang KSU Mandiri Syariah Mart memiliki usaha dalam bentuk ritel modern yang menyediakan berbagai kebutuhan anggota dan masyarakat berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya, yang dikelola secara professional dan independen.

Sumber permodalah KSU Mandiri Syariah Mart selama ini mengandalkan dana dari para anggota dan masyarakat yang mempercayakan dananya untuk dikelola oleh Koperasi. Menurut Gafar Ismail bahwa sampai saat ini KSU Mandiri Syariah Mart sama sekali belum mendapatkan bantuan dana dari pemerintah, baik berbentuk hibah atau bentuk lainnya. Padahal, KSU Mandiri Syariah Mart ini sangat siap menerima bantuan.

Pria yang pernah menjabat Ketua Bazda Lotim era Bupati Ali BD jilid I itu berharap, untuk mendukung perkembangan Mandiri Syariah Mart ini, pengurus sangat membutuhkan dukungan dari semua lembaga kemasyarakatan yang ada, karena sesungguhnya keberadaan Unit Mandiri Syariah Mart adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Dijelaskan pula, sebagai badan usaha tentu ingin memperoleh keuntungan yang besar untuk kesejahteraan para anggota, tapi bagi KSU Mandiri Syariah Mart tidak cukup sampai di situ. Justru ingin lebih bermanfaat terhadap masyarakat sekitar dengan cara berbagi sehingga Mandiri Syariah Mart berguna untuk semua lapisan masyarakat. ‘’Untuk saat ini, KSU Mandiri Syariah Mart bisa memberikan lapangan pekerjaan sekitar 18 orang dan rata-rata sarjana. Minimal mereka tidak ikut jadi beban pemerintah berlomba menjadi ASN,’’ ujarnya.

Di tempat yang sama, Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Timur (LOtim) yang diwakili Kabid Pembinaan dan Pengawasan Diskop UKM Lotim, M Irwan menyatakan sangat mengapresiasi upaya ketua dan jajaran pengurus KSU Mandiri Syariah Mart yang mengembangkan unit usahanya guna memenuhi tuntutan anggota dan masyarakat.

Untuk itu, atas nama Diskop dan UKM Lotim, M Irwan mengaku sangat mendukung bahwa KSU Mandiri Syariah Mart ini sudah menggunakan aplikasi guna menjamin pengelolaan keuangan secara transparan. Di samping itu, pengurus juga mampu menyusun laporan sesuai standar yang ditetapkan koperasi. ‘’Adanya pengurus yang amanah akan menjamin terkelolanya dana anggota dan masyarakat dengan baik,’’ katanya.

Disampaikan pula bahwa sekarang ini Dinas Koperasi dan UKM Lotim melalui Bidang Pembinaan dan Pengawasan memiliki program Bimbingan Tekhnis (Bimtek) kepada pengurus koperasi dan Bimtek pengawasan untuk pengawas. Dengan harapan ke depan koperasi lebih professional dalam mengelola koperasi.

Diskop dan UKM Lotim juga menantang KSU Mandiri Syariah Mart untuk diberikan pembinaan jika memiliki kelompok UMKM di bawah binaan KSU Mandiri Syariah Mart. ‘’Kalau KSU Mandiri Syariah Mart punya binaan UMKM silakan dilaporkan, Insya Allah nanti kita bina,’’ tantang Irwan sembari menambahkan, saat ini Dinas Koperasi dan UKM Lotim tidak lagi menyalurkan bantuan kecuali memberi rekomendasi.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply