DPRD Lotim Dukung Penuh Pembangunan Puskesmas Baru Sakra Timur

2 minutes reading
Monday, 25 Jul 2022 19:07 0 91 Editor

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Puluhan tokoh pemuda Kecamatan Sakra Timur mendatangi kantor DPRD Lombok Timur (Lotim). Kedatangan mereka guna menyampaikan aspirasi masyarakat wilayah Sakra Timur yang menuntut pembangunan Puskesmas baru.

Rombongan yang dikoordinir oleh Usman itu, diterima langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Lombok Timur, M Waes Al-Qarni beserta anggota komisi lainnya di ruang rapat komisi, pada Senin (25/7/2022), dalam sebuah agenda hearing yang sengaja digelar atas permohonan kelompok pemuda Sakra Timur dengan menghadirkan langsung unsur Dinas Kesehatan Lombok Timur.

Selaku pimpinan hearing, M Waes Al-Qarni menandaskan tidak ada alasan pihaknya untuk tidak mendukung penuh tuntutan masyarakat Sakra Timur untuk memiliki fasilitas layanan kesehatan yang lebih layak.

Karenanya, atas nama Komisi II DPRD yang membidangi pendidikan dan kesehatan merekomendasikan kepada Pemkab Lombok Timur agar segera mengalokasikan anggaran pembangunan Puskesmas baru.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Fathurrahman menyatakan, pihaknya sangat menyetujui pembangunan Puskesmas baru seperti harapan masyarakat Sakra Timur.

Untuk itu, katanya, akan memulai mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan tahun 2022 ini yang diawali dengan anggaran pembebasan lahan. Sedangkan pembangunan fisik gedung menyusul pada APBD induk 2023 mendatang.

Kadis yang juga pakar evidemiologi itu menguraikan, tentunya dengan rencana pembangunan Puskesmas baru ini tidak hanya gedung yang baru, akan tetapi semua perangkat harus baru seperti alat kesehatan (alkes) dan fasilitas lainnya. Selain itu, kata Fathurrahman, ini pasti juga akan banyak menyedot tenaga baru yang harus dipikirkan bersama.

Keputusan ini disambut dengan suka-cita oleh puluhan pemuda Sakra Timur yang ikut hearing. Salah seorang perwakilan pemuda menyebutkan, kebutuhan Puskesmas baru ini sangat mendesak mengingat Puskesmas yang sudah ada sekarang kondisinya sangat tidak layak.

Selain menempati areal yang sempit, juga ruang-ruang layanan yang sangat sedikit, sehingga pelayanan kesehatan di wilayahnya tidak bisa optimal.(Kml)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA