Evaluasi Akhir Tahun, Pj Bupati Lotim Akan Libatkan ASN Naikkan Retribusi Pasar Tradisional

Rakor
Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Juaini Taofik (kiri) saat memimpin Rakor evaluasi kinerja akhir tahun menjelang tahun anggaran 2024, di Rupatama 1 Kantor Bupati Lotim, pada Rabu siang (27/12/2023).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Juaini Taofik memimpin rapat koordinasi (Rakor) evaluasi kinerja akhir tahun menjelang tahun anggaran 2024 pada Rabu siang (27/12/2023) di Rupatama 1 Kantor Bupati Lotim.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala OPD, asisten dan staf ahli, kepala bagian (Kabag) lingkup Setdakab Lotim serta camat se-Kabupaten Lombok Timur.

Saat membuka acara tersebut, Pj Bupati menyebutkan prestasi-prestasi yang diraih Kabupaten Lombok Timur baik di tingkat provinsi maupun nasional di berbagai sektor, mulai dari sektor keuangan termasuk penghargaan sebagai pelaksana Dana Alokasi Khusus (DAK) terbaik dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Selain itu, beberapa OPD juga turut menyumbang prestasi pada tingkat provinsi maupun nasional, di antaranya; Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian yang dari tahun 2021 hingga 2023 selalu konsisten menyumbang penghargaan sebagai Kabupaten Informatif yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB.

Dari sektor kesehatan, Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Kesehatan (Dikes) sepanjang tahun 2023 memperoleh 7 (tujuh) penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dengan kategori sanitarian berprestasi, bidan berprestasi, Posyandu berprestasi, healt financing, juara 3 ECCNE untuk akselerasi penurunan stunting, juara 1 kader berprestasi, dan Posyandu Inovasi.

Sementara dari sektor pendidikan, Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud), sepanjang tahun 2023 memperoleh 13 penghargaan dari BPMP NTB Award di antaranya pada kategori pemenuhan anggaran dalam standar pelayanan minimal pendidikan, pemanfaatan rapor pendidikan, kinerja assesmen nasional, percepatan digitalisasi sekolah, kualitas data Dapodik, dan sederet prestasi lainnya.

Pj Bupati mengingatkan untuk terus mempertahankan prestasi-prestasi tersebut. Pj Bupati juga meminta agar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat ditingkatkan baik yang diperoleh dari pajak maupun retribusi.

Adapun realisasi PAD pada tahun ini sekitar Rp381 miliar dengan persentase 58% dari target, angka tersebut telah melampaui realisasi PAD tahun 2022 hanya Rp320 miliar. Jumlah tersebut diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan serta dari lain-lain PAD yang sah.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Bapenda Lombok Timur, H Muksin, PAD Lotim tahun 2023 terekam pada SEMPAD sebesar Rp380,888 miliar dan masih ada tambahan lagi dari jasa giro sekitar Rp400 juta. Sehingga pada tahun 2023, Lotim bisa pada angka Rp381 miliaran lebih.

Dari berbagai sumber PAD, retribusi pasar tradisional menjadi sorotan Pj Bupati. Ia memerintahkan OPD terkait untuk melibatkan ASN (aparatur sipil negara) dalam pengelolaan retribusi pasar dengan sistem setor harian, juga penerapan digitalisasi pada tahun mendatang. Hal tersebut diharapkan dapat diterapkan di seluruh pasar tradisional yang ada di Lombok Timur, juga mengoptimalkan PAD yang bersumber dari retribusi pasar.

Sementara itu, Pj Sekda Lotim, Hj Baiq Miftahul Wasli menyampaikan hasil evaluasi RPJMD Lombok Timur periode 2018-2023 mendapat nilai sangat baik dengan skor lebih dari 94 yang dinilai dari berbagai aspek, meliputi; aspek kesejahteraan masyarakat, aspek daya saing daerah, serta aspek pelayanan umum.

Adapun acuan evaluasi yakni 50 indikator kinerja utama yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Lombok Timur. Ia pun mengapresiasi kontribusi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan skor tersebut.

Kabupaten Lombok Timur juga mndapatkan penghargaan dari Ombudsman Pusat sebagai kabupaten yang mendapatkan penghargaan predikat penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayana publik 2023.(Kml/Hrd)