Maling Bobol Tiga Toko

DIBOBOL MALING: Inilah toko yang dibobol maling.
DIBOBOL MALING: Inilah toko yang dibobol maling.
DIBOBOL MALING: Inilah toko yang dibobol maling.

MATARAM, Lomboktoday.co.id—Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mataram. Kali ini, pelakunya berhasil membobol tiga toko sekaligus, pada Jumat dini hari (16/2).

Ketiga toko yang dibobol tamu tak diundang itu, terletak di Jalan Sriwijaya Mataram, yakni di Toko Crystal Wallpaper, supermarket Jembatan Baru Mart, dan Rumah Mode Gibrahar. Tiga toko yang menjadi sasaran pelaku, letaknya berdampingan. Hanya saja, belum diketahui secara pasti apa yang diambil pelaku. Namun saat dibuka, isi toko terlihat sudah berantakan.

Dari aksi di tiga toko itu, modus operandi pelaku sama. Dimana, pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara naik ke atas tembok dan membobol pintu di lantai tersebut, lalu turun kelantai satu.

Aksi pembobolan di Toko Crystal Wallpaper, di Jalan Sriwijaya No.11, pertama kali diketahui oleh karyawan bernama Haris, saat membuka toko sekitar pukul 07.15 Wita. Ia memeriksa isi laci meja dan melihat sudah dalam keadaan berhamburan di lantai. Setelah dicek, ternyata uang yang ada di dalam laci sebesar Rp3,3 juta itu, raib.

Isi salah satu toko yang isinya berantakan.
Isi salah satu toko yang isinya berantakan.

Begitu juga di supermarket Jembatan Baru Mart. Supermarket yang terletak di Jalan Sriwijaya No.7-8, diketahui pertama kali oleh karyawan bernama Wayan Srihartini, ketika membuka toko sekitar pukul 06.30 Wita. Wayan Srihartini mengaku, saat membuka toko sekitar pukul 06.30 Wita, ia sama sekali tidak mengetahui kalau toko tempatnya bekerja itu dibobol maling, karena gembok pintu depan tidak dirusak.

Aksi pencurian itu baru diketahui setelah pintu dibuka dan melihat isi toko dalam keadaan berantakan. Lalu, ia pun bergegas mengecek ke lantai dua. Kagetnya bukan kepalang melihat pintu sudah dirusak dan dalam kondisi terbuka. ‘’Karena saya melihat isi toko berantakan dan pintu rusak, saya pun langsung melapor ke bos,’’ katanya.

Pun demikian dengan Rumah Mode Gibrahar di Jalan Sriwijaya No.12. Di toko yang juga digunakan untuk usaha laundry (pencucian pakaian) itu, pelaku berhasil menggasak uang yang berada dalam kotak amal.

Sementara itu, aparat kepolisian yang mendapatkan laporan, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi serta melakukan olah TKP. Untuk membantu penyelidikan di TKP, didatangkan pula anjing pelacak dari Unit Satwa Polda NTB. Terlihat dari gerak-gerik anjing pelacak, diduga pelakunya lebih dari satu orang dan masuk lewat bagian belakang pertokoan.

Kapolsek Mataram, Kompol Yunus Junaidi mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait kasus ini sekitar pukul 08.00 Wita. Kemudian pihaknya pun menerjunkan anggotanya ke TKP. Dalam aksi ini, ia menduga bila pelaku masuk ke dalam toko setelah naik melalui tembok belakang. Karena itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari beberapa pihak.

Di temui terpisah, penjaga malam di sekitar pertokoan bernama Saeful mengakui sama sekali tidak mengetahui adanya aksi pembobolan tiga toko itu. ‘’Tadi malam saya masuk jaga sejak pukul 24.00 Wita dan baru pulang hingga pukul 05.00 Wita,’’ katanya.(jk/ar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *