Tanpa Kendaraan Hias, Pawai di Witihama Tak Kalah Seru

WITIHAMA, Lomboktoday.co.id – Berada di pelosok, tak selamanya tak meriah dalam menyambut HUT kemerdekaan. Contohnya, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Meski jauh dari pusat kekuasaan  di Kota Larantuka sebagai ibukota Kabupaten Flores Timur, kemeriahan dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan 17 Agustus yang ke 68 ini, tak kalah meriah.

PAWAI: Sejumlah warga di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, membanjiri Lapangan Umum Witihama, di Desa Oring Bele, mengikuti pawai pembangunan yang berlangsung cukup meriah. [lomboktoday.co.id/Kopong Gana]

PAWAI: Sejumlah warga di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, membanjiri Lapangan Umum Witihama, di Desa Oring Bele, mengikuti pawai pembangunan yang berlangsung cukup meriah. [lomboktoday.co.id/Kopong Gana]

Jumat sore (16/8), pemerintah Kecamatan Witihama, menggelar pawai pembangunan yang dipusatkan di Lapangan Umum Witihama, Desa Oring Bele.

Pawai itu lumayan meriah. Tak ada kendaraan hias sebagaimana di kota-kota.  Juga tak ada pertunjukan yang terlampau memukau. Namun hal itu tak sedikit pun mengurangi kemeriahan maupun semangat peserta pawai.

Di tengah debu kemarau yang beterbangan, para peserta pawai yang bagai tertutup debu itu, terus berjalan dengan start dari Lapangan Umum Witihama dan finish di tempat yang sama pula.

Meski jalur pawai pembangunan hanya melintasi lima desa se kompleks Witihama dimulai dari Lapangan Umum Witihama, Oring Bele menuju Simpang Tiga, Oring Bele, dilanjutkan ke Desa Pledo, Lamablawa, kemudian Watoone, yang kemudian finish di Lapangan Umum Witihama,  namun peserta  pawai tak hanya dari lima desa se  kompleks itu.

Desa-desa di wilayah Kecamatan  Witihama, termasuk SD Inpres Meko di Desa Regong, yang jaraknya lumayan jauh dari Oring Bele, juga turut ambil bagian dalam pawai ini.

Anak-anak yang ikut pawai terlihat sungguh ceria, meski di wajah mereka terbaca raut lelah karena menenteng berbagai perlengkapan pawai.

Dalam pawai ini, tampil pula  group drum band  dari MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) Witihama. Meski tampaknya belum menyamai grup drum band sekaliber SMPK 1912 Watoone, namun  grup drumband yang satu ini pun mulai menunjukan “kebisaannya”.

Sesuai jadwal, besok pagi akan dilaksanakan upacara pengibaran bendera, sedangkan sore hari akan dilanjutkan dengan berbagai lomba, termasuk lomba gerak jalan yang akan diikuti sejumlah regu dari berbagai desa se Kecamatan Witihama, baik laki-laki maupun wanita yang sudah mempersiapkan diri beberapa pekan ini. AMA

Kirim Komentar

Leave a Reply