Telkom Targetkan Pasang Fiber Optik di Mandalika Tuntas September

192
najamuddin
Kepala Diskominfotik NTB, Najamudin Amy (kiri) dan Direktur Network & IT Solution PT Telkom Indonesia, Herlan Wijanarko (kanan).

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – PT Telkom Indonesia memastikan kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Lombok Tengah untuk menunjang kelancaran akses internet menjelang World Superbike pada November 2021 dan event MotoGP pada Maret 2022 mendatang.

Direktur Network & IT Solution PT Telkom Indonesia, Herlan Wijanarko menjelaskan, infrastruktur jaringan internet di kawasan Mandalika akan diperkuat melalui fiber optik atau Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang ditargetkan rampung pada September tahun ini.

‘’Sekarang kita sudah mulai membangun SKKL dari Mandalika ke Bali. Jadi, nanti ke arah Bali ada dua kaki kabel fiber optik. Kemudian kita perbaiki konektiviti Lombok ke arah luar, sehingga peluang Lombok untuk black out sangat kecil,’’ kata Direktur Network & IT Solution PT Telkom Indonesia, Herlan Wijanarko didampingi Kepala Diskominfotik NTB, Najamudin Amy saat mengunjungi Sirkuit MotoGP di Mandalika, Kabupaten Lombok Tenah, Kamis (10/6).

Herlan menjelaskan, Telkom juga akan membangun akses fiber optik transport ke arah Mandalika dengan dua kaki yang diambil dari dua Sentral Telepon Otomat (STO) yaitu dari arah Selong  Lombok Timur dan Gerung Lombok Barat. Sehingga kemungkinan black out-nya sangat kecil. Langkah ini untuk menjamin kebutuhan jaringan internet di kawasan Mandalika.

‘’Jadi, akses jaringan internet fiber optiknya di dalam kawasan maupun di luar sangat cepat. Aksesnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar baik untuk perumahan dan lain-lain. Sehingga Telkom memastikan kebutuhan internet dapat terwujud untuk menyukseskan program pembangunan di kawasan Mandalika,’’ ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Network & IT Solution PT Telkom Indonesia, Herlan Wijanarko bersama Kepala Diskominfotik NTB, Najamudin Amy serta rombongan juga mengunjungi Credit Limit Supervision (CLS) atau kantor layanan monitoring terhadap batasan penggunaan pemakaian pascabayar/Kartu Halo, baik di dalam negeri dan di luar negeri. Termasuk melihat kabel landing station fiber optik dari laut ke darat di sekitar dermaga nelayan di Kuta Mandalika.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here