Jelang Mudik, Polres Lombok Barat Kerahkan Ribuan Polisi

Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adityo Kusumo.(foto: istimewa)

Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adityo Kusumo.(foto: istimewa)

LOBAR, Lomboktoday.co.id – Mengamankan dan memberikan rasa nyaman bagi pemudik, Polres Lombok Barat (Lobar) mengerahkan ribuan polisi. Personel itu akan digabungkan dalam operasi menjelang lebaran tahun ini.

Pengerahan anggota dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab selama musim mudik Lebaran, peningkatan orang maupun barang dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas.

Tidak hanya pengerahan personel, polisi mendirikan pos pengamanan dan pelayanan bagi pemudik. Khusus di Lobar, terdapat tiga pos yang disiapkan untuk mengamankan para pemudik.

Pos tersebut dihuni hingga 12 petugas kepolisian. Mereka bertugas secara bergantian. Ada yang masuk pagi hingga siang. Ada pula yang bertugas dari sore hingga malam, bahkan pagi lagi. Ditambah lagi personel Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

Data tahun lalu, Polres Lobar menerjunkan sebanyak 180 orang. Tahun ini, pasukan yang dikerahkan sekitar 300 orang. Mereka disiagakan untuk mengisi pos yang berada di Lembar, Pemenang, Senggigi, dan Gerung.

”Tanggal 30 Juni ini kita akan gelar pasukan,” kata Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adhityo Kusumo di Gerung, Selasa (28/6).

Wingky menjelaskan, keberadaan petugas di tiap pos itu untuk mengamankan para pengendara yang mudik. Bagi pemudik yang membutuhkan informasi dan pengamanan, pengendara dapat menghubungi anggota yang ada di pos.

“Termasuk menerima pengaduan jika ada kejahatan selama perjalanan mudik,” katanya.

Menurut dia, selama arus mudik, kemungkinan adanya kejahatan perlu diwaspadai. Beragam modus seperti hipnotis dan pencopetan sering terjadi di tengah-tengah keramaian.

”Di terminal dan pelabuhan harus ditingkatkan kewaspadaannya. Karena di lokasi itu rawan kejahatan. Jadi jangan terlalu percaya pada orang tak dikenal, yang menawarkan sesuatu. Dikhawatirkan itu trik pelaku untuk mengelabui korban,” terang dia.

Selain memberikan pelayanan dan pengamanan, petugas juga bertugas untuk menertibkan lalulintas. Pasalnya, arus mudik diprediksikan akan padat. Sehingga anggota ditempatkan di tempat-tempat yang rawan kemacetan.

“Tiap-tiap persimpang an jalan diterjunkan anggota. Mereka akan mengatur jalannya lalulintas,” ujar Kapolres.

Di Pelabuhan Lembar, persiapan juga dilakukan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) dan ASDP Lembar. Sebanyak 33 kapal fery siap melayani penyeberangan arus mudik dari Lembar ke Padangbai.

Andi Fiardi, Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Lembar menjelaskan persiapan maksimal sudah dilakukan OPP dan seluruh instansi terkait yang melayani arus mudik. Termasuk memastikan kondisi kelaikan kapal fery yang mengangkut penumpang.

Memastikan peralatan di kapal tidak mengalami kerusakan, OPP melakukan pemeriksaan terhadap seluruh sarana penyeberangan. Bukan saja untuk mencegah terjadinya kecelakaan kapal, tetapi mengantisipasi terjadinya penundaan atau bahkan pembatalan akibat kapal yang rusak.(hrw)

Kirim Komentar

Leave a Reply