Karang Taruna Desa Batujai Adakan Sangkep Beleq

Suasana kegiatan Sangkep Beleq Desa Batujai Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.CO.ID – Posisi strategis Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, yang berada berdampingan dengan Bandara Lombok International Airport (LIA) serta masuk dalam kawasan penyangga KEK Mandalika Resort, ditangkap sebagai suatu yang menguntungkan. Di mana, Desa Batujai akan mengalami kemajuan dalam tata kelola pembangunan, baik di bidang ekonomi, sosial budaya bahkan politik.

‘’Kita tidak mau menjadi penyakap di tanah tanah desa kita sendiri. Pembangunan akan terus berjalan, Desa Batujai telah menjadi desa terbuka dan masyarakatnya harus pandai memaffaatkan semua ini,’’ kata salah seorang putra Desa Batujai, HM Nursiah, di sela-sela acara Sangkep Beleq, Minggu (10/3) lalu.

Para sesepuh desa seperti H Lalu Makbul juga berharap agar pemuda dalam peran strategisnya, tidak boleh ketinggalan dan hanya menjadi penonton dalam pembangunan desa.

Lalu Abdul Hamid yang kini sedang menjadi Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah menegaskan, pentingnya kekuatan sosial dan gerakan pemuda untuk merancang dan mengawal serta dengan ide-ide kritisnya harus tampil di depan dalam setiap persoalan desa.

M Paris dalam kesempatan tersebut lebih banyak menyoroti kekuatan pemuda dengan serangkaian sejarah yang terbukti menjadi kekuatan punggung sejarah bangsa dan pembangunan.

Sementara Lalu Jamaludin menegaskan, keberadaan pemuda dengan segala semangat dan kekuatannya, mutlak diberi kesempatan. Dilatih keterampilannya dan dengan pengetahuan yang ada, akan menjadi kekuatan tersendiri pada penataan dan pembangunan Desa Batujai.

H Saham, salah sorang tokoh pengusaha asal Desa Batujai berharap, pemuda Desa Batujai harus bergerak, ikut dan aktif mengikuti perkembangan dan pembangunan desa. Jika tidak, maka akan tertinggal jauh.

Hasan Masat, pegiat LSM memberikan pandangan agar pemuda benar-benar bisa memantapkan aktifitas dinamisnya, berkontribusi pemikiran maupun gagasannya bagi pemerintah desa dan masyarakat Desa Batujai.

Sangkep Beleq kemudian diakhiri dengan pernyataan dan kesanggupan pemuda Desa Batujai menolak praktek money politik, mendorong pemuda dan masyarakat Desa Batujai untuk memilih dan memberi kepercayaan kepada anggota warga Desa Batujai yang tahun 2019 ini menjadi calon DPRD Kabupaten maupun Provinsi.

Selanjutnya Sangkep Beleq dilanjutkan dengan memilih Ketua Karang Taruna Desa Batujai periode 2019-2022. Dan yang terpilih sebagai ketua adalah Reza Aprianto menggantikan Haqqul Yakin.(sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply