Bidang Pengairan PUPR Lotim Kejar Target Serapan DAK

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.CO.ID – Bidang Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, bekerja maraton mengejar target serapan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019. ‘’Perkembangan realiasi kegiatan fisik pada bidang kami yang bersumber dari DAK terus menunjukkan tren positif,’’ kata Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Lotim, Sosiawan Putraji kepada wartawan di ruang kerjanya baru-baru ini.

Sosiawan Putraji.

Meskipun penandatanganan kontrak baru dilaksanakan beberapa minggu lalu, kata Kabid, namun progress pelaksanaan fisik sarana irigasi di lapangan terus dikebut. Setiap hari pihaknya terjun ke lapangan bersama tim teknis dan tenaga teknis lapangan. Kabid juga menyebut senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah desa guna menggerakkan partisipasi masyarakat.

Menurutnya, dari total 24 paket pekerjaan yang dilelang, seluruhnya sudah berkontrak, meskipun satu paket pekerjaan usai berkontrak pada akhir Juli lalu akibat adanya proses lelang ulang. Kendati demikian 23 paket lainnya yang sudah berkontrak di minggu kedua dan ketiga di bulan Juli, telah menunjukan progres fisik rata-rata 30% lebih dari kondisi fisik di lapangan.

Target yang ingin dicapai Kepala Bidang Pengairan kepada penyedia, diharapkan bisa melakukan penyerapan anggaran DAK pada Agustus ini di atas 60%. Mengingat kegiatan di lapangan telah menunjukan tren capaian yang cukup bagus.

‘’Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik tersebut sangat membuahkan hasil yang positif. Selain itu, pelaksanaan kegiatan sarana pengairan ini juga setiap saat mendapatkan pengawalan dari TP4D dari awal pelaksanaa (0%). TP4D turut membantu kami dalam mensukseskan secara bersama-sama program dan kegiatan pembangunan ini,’’ ujar pria yang akrab disapa Oci ini.

Sosiawan Putraji juga memaparkan progres kegiatan lain yang bersumber dari APBD murni Lombok Timur tahun 2019 melalui system Multyears. Menurutnya, tahap lelang DID untuk kegiatan fisik dana APBD masih dalam proses. ‘’Harapan kami di bulan Oktober atau awal November 2019 nanti sudah bisa berkontrak. Mudah-mudahan bisa tercapai kalau tidak ada kendala,’’ ucapnya.

Ditambahkan, pekerjaan yang menggunakan Sistem Anggaran Kontrak Tahun Jamak (Multyears) ini sendiri kata Kabid, akan terbagi menjadi dua paket. Yakni satu paket akan diperuntukan ke pembangunan Embung Serbaguna di Kecamatan Wanasaba di Paglan Banjargetas. Sementara paket pekerjaan kedua dihajatkan untuk memenuhi kebutuhan suplai air ke wilayah Sakra dan Sakra Timur dengan membangun suplesi 3 Daerah Aliran Sungai (DAS) Maronggek, Tojang dan Gading.

Tiga DAS itu, katanya, adalah aliran sungai yang sangat strategis sebagai DAS yang mem-backup kebutuhan suplai air pertanian sistem irigasi wilayah selatan. ‘’Kalau sistem irigasi pada 3 DAS ini sudah baik dan sesuai, saya yakini masyarakat selatan tidak lagi mengeluh lantaran kekurangan air untuk kegiatan pertanian,’’ katanya.

‘’Ini semua masih on progres, kami berharap proses lelang bisa dilakukan di Oktober -November, sehingga di akhir November kita bisa berkontrak. Saya juga berharap prosesnya nanti bisa dipercepat oleh Unit Lelang dan Pengadaan (ULP) untuk kegiatan Multyears ini,’’ ujarnya.(Kml)

Kirim Komentar

Leave a Reply