Hasil Nihil, Akhirnya Basarnas Mataram Hentikan Pencarian Pemancing Asal Baren Mayung

Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan pencarian terhadap pemancing asal Baren Mayung yang tenggelam di pantai Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru.

Oleh: Abdul Rasyid Z. |

MATARAM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram bersama unsur/potensi SAR terkait, pada Rabu kemarin (3/6), menghentikan pencarian erhadap seorang pemancing asal Baren Mayung, Kecamatan Sakra Barat, yang tenggelam di Pantai Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

Padahal, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian selama tujuh hari sejak Kamis (28/5) lalu. Namun tanda-tanda keberadaan korban tidak berhasil ditemukan. Berdasarkan hal tersebut dan sesuai kesepakatan dengan pihak keluarga korban, akhirnya proses pencarian dihentikan pada hari ke-7.

‘’Tim SAR Gabungan telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian dengan penyisiran sepanjang pantai, perairan hingga penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Setelah melakukan pencarian selama seminggu, Rabu sore kemarin sekitar pukul 18.00 Wita kami menghentikan pencarian dengan hasil nihil,’’ kata Kepala Basarnas Mataram, Nanang Sigit PH., S.IP., MM, dalam keterangan pers, Kamis (4/6).

Sebelumnya, Ali Imron (21 tahun), warga Baren Mayung, Desa Gunung Rajak, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lotim dikabarkan pergi memancing ikan bersama keluarganya dari atas tebing pantai Tanjung Rigit, sejak Kamis (28/5) subuh. Beberapa jam kemudian ia jatuh ke air akibat dihempas ombak besar dan tenggelam. Di hari yang sama, Basarnas Mataram menerima laporan tersebut dari bapak Mastur. Menindaklanjuti informasi yang diterima, Tim Rescue Pos SAR Kayangan dikerahkan untuk melakukan pencarian.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply