Anggaran Paling Minim, Diskominfosan Lotim Sumbang Persentase PAD Terbesar

Kepala Diskominfosan Lotim, Ahmad Masfu.

Oleh: Lalu M Kamil AB |

LOTIM, LOMBOKTODAY.CO.ID – Meskipun mendapatkan jatah kelola anggaran terkecil di tahun 2020 ini, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), namun semangat kerjanya tidak seminim anggaran yang dialokasikan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Lotim, Ahmad Masfu ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10) menyebutkan, tahun ini OPD yang dipimpinnya hanya dijatahi anggaran sebesar Rp2,8 miliar. Namun, angka itu masih dibagi dua, pihaknya hanya mengelola Rp1,3 miliar, dan lebih besar yakni Rp1,5 miliar dialokasikan untuk Selaparang Televisi.

Masfu menyebutkan, dari alokasi dana sekecil itu dibebankan target bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,1 miliar. Kendati demikian, Dinas Pengelola Infokom ini mampu meraup PAD dengan persentase tertinggi melampui target dengan capaian tembus 107%. ‘’Kami optimis bisa lebih dari persentase yang sudah dicapai. Sebab, masih ada sisa waktu 2 bulan ke depan,’’ katanya.

Sumber retribusi andalan Dinas Kominfosan, menurut putra TGH Apipuddin Adnan (Alm), itu adalah tagihan retribusi dari para pengusaha provider yang memiliki tower di Lotim, di samping sumber-sumber lain. ‘’Sumber andalan kami adalah para pengelola tower. Akan tetapi untuk menagih perusahaan provider ini memerlukan kerja keras para staf yang intens menagih,’’ ujarnya.

Masfu berharap kepada pihak penentu kebijakan anggaran, terutama DPRD Kabupaten Lotim untuk bisa mengalokasikan anggaran lebih besar lagi agar hasil kerja dapat lebih maksimal.(Sid)

Kirim Komentar

Leave a Reply