Doni Monardo Umumkan Dirinya Positif Covid-19

156
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular Virus Corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel).

‘’Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer,’’ kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, dalam siaran pers, Sabtu (23/1).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut, kini tengah melakukan isolasi mandiri sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah. Doni yang baru kembali dari Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat sore kemarin (22/1) menuturkan dirinya selama ini begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan.

Pada Jumat sore, Doni dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulbar dan Kalimantan Barat juga menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif. ‘’Covid-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini, saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini, saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,’’ ujarnya.

Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga staf khusus Doni Monardo mendapatkan hasil tes PCR-nya negatif. Dia mengatakan selalu berada di dekat Doni dalam seminggu terakhir, termasuk selalu satu mobil ketika aktivitas penanganan bencana di Mamuju, Majene dan Banjarmasin.

Menurut Egy, Doni telah berada di Mamuju pada Jumat Sore (15/1) pekan lalu kurang dari 12 jam pada saat gempa di Sulawesi Barat terjadi. Selanjutnya Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin pada Minggu (17/1) pekan lalu dan kembali ke Mamuju pada Selasa pagi sebelum kembali ke Jakarta, pada Jumat sore kemarin.(Sid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here